The Secret World

The Secret World:
- Genre: MMORPG
- Developer: Funcom
- Publisher: Electronic Arts/Funcom
- Platform: Internasional, PS3, XBOX 360, PC
Release Date: 19 June 2012
The Secret World
Sebagai sebuah game MMORPG, The Secret World menggunakan setting di planet bumi, di masa sekarang, tapi sekaligus memasukkan mitos dan misteri-misteri di masa lampau. Karena memang ada dunia di luar dunia kita, sebuah dunia rahasia, dimana ilmu sihir ada, monster berkeliaran dengan bebas dan kekuatan misterius sedang bertempur demi mendominasi planet bumi.
Ini adalah sebuah dunia yang dipenuhi dengan kisah-kisah legendaris, konflik yang tak kenal usia dan klan yang kuat. Di dunia ini, bahkan kota paling modern sekalipun memiliki rahasia yang tersembunyi. Di dunia ini, gamer bisa ikut ambil bagian dalam konspirasi terbesar sepanjang masa dan bertarung melawan pasukan kegelapan yang terletak di seluruh dunia dan waktu.
Secret World Masih Abaikan Sistem Free-to-Play

Hingga detik ini, ada banyak perusahaan game online yang sudah mengalihkan perhatian mereka ke model bisnis free-to-play. Pasalnya, model tersebut terbukti mampu meningkatkan jumlah konsumen di sebuah game online. Sebut saja Star Wars: The Old Republic dari Electronic Arts dan Bioware yang sudah mengimplementasikan model bisnis tersebut setelah melihat jumlah gamer-nya mulai menurun.

Nah, kalau melihat kondisi yang sedang serba sulit dan keadaan game yang tidak terlalu bagus, pastinya Klikers mulai berpikir kalau Funcom akan segera mengimplementasikan model bisnis free-to-play untuk The Secret World. Sekilas, memang dugaan tersebut dirasa sangat masuk akal. Tapi ternyata pihak Funcom punya pemikiran lain. Alih-alih berpindah ke model bisnis free-to-play, mereka malah memutuskan untuk tetap menggunakan model berlangganan. Apa alasannya sampai mereka masih terus ingin bertahan menggunakan model berlangganan? Ini dia alasannya.

"Ini adalah sebuah bisnis yang terus berubah-ubah dan kami harus beradaptasi. Tapi sekarang, sama sekali tidak ada rencana untuk itu (beralih ke model bisnis free-to-play)," jelas Erling Ellingsen, communications director di Funcom. Sejujurnya, biarpun terus berubah-ubah, siapa yang mau membayarkan sejumlah uang hanya demi memainkan sebuah game, padahal di saat bersamaan, ada game lain yang bisa dimainkan secara gratis?

Ditambahkan lagi oleh pengarah game tersebut, Joel Bylos: "Sangatlah penting bagi kami untuk tetap berpegang pada model bisnis yang telah kami pilih. Memang kedengarannya sangat emosional, tapi saya hampir merasa kalau kita perlu membuktikan bahwa model bisnis ini masih belum ditinggalkan dengan cara menyajikan update konten yang berketerusan dan membuat para gamer merasa bahwa ada nilai di dalam game ini." Apakah Klikers setuju dengan keputusan Funcom?
Joel Bylos, Ujung Tombak Baru The Secret World

Kondisi The Secret World masih belum terlalu bagus, walau sudah lebih mendingan dibanding sebelumnya. Tidak mau mengambil resiko memperparah kondisi yang belum benar-benar stabil ini, Funcom memutuskan untuk menggunakan jasa Joel Bylos untuk mengisi posisi sebagai pengarah game tersebut. Sebelumnya, Bylos merupakan lead content designer selama proses pengembangannya. Selain itu, ia juga merupakan lead content designer yang bertanggung jawab atas ekspansi Age of Conan, Rise of the Godslayer.

Sedangkan ujung tombak The Secret World, Ragnar Tornquist, akan tetap menjabat sebagai creative director. Posisi Scott Junior sebagai produser juga masih aman dan mereka akan mengurus game tersebut bersama dengan Joel Bylos. Diharapkan, di tangan Bylos, game ini bisa kembali menemukan takdirnya sebagai sebuah game MMO yang luar biasa dan seru untuk dimainkan.

"The Secret World baru saja memulai kiprahnya dan dengan sebuah dunia game yang dibuat berdasarkan pada dunia asli, tidak ada batasan pada kisah luar biasa apa yang bisa kita ceritakan dan juga lokasi fantastis yang bisa kita kunjungi dalam update konten terbaru," komentar Joel Bylos setelah dinobatkan menjadi pengarah game tersebut.

Nah, dua update besar-besaran untuk The Secret World sejauh ini sudah diluncurkan. Kemudian tim pengembangnya kini juga sedang sibuk merampungkan update ke-tiga The Cat God dan produksi untuk update ke-empat yang bernama The New York juga sedang dikembangkan. Seperti yang Klikers ketahui, kiprah awal The Secret World memang tidak terlalu bagus, tapi Funcom yakin bahwa masa depan game ini masih sangat cerah.
Kondisi The Secret World Mulai Membaik

Ketika masih belum diluncurkan, The Secret World sering digadang-gadang sebagai salah satu game online paling ambisius yang pernah ada. Sayangnya, fakta berkata lain dan ketika The Secret World meluncur, yang menghadapinya adalah kerugian dan kerugian. Penjualannya sangat rendah dan sebagai imbasnya, Funcom terpaksa harus melakukan restrukturisasi. Akhirnya, setelah semua itu dilakukan, The Secret World pun mulai terlihat lebih sehat.

"Setelah restrukturisasi yang dilakukan baru-baru ini terhadap tim internal kami, The Secret World sekarang telah menjelma menjadi operasi yang sangat menguntungkan dan kami berharap itu akan terus berlangsung hingga masa mendatang," tutur CEO Funcom yang baru, Ole Schreiner. "Itu juga salah satu sebab kenapa kami berkomitmen terhadap rencana update setelah game tersebut diluncurkan. Kami sangat nyaman dengan posisi kita sekarang dan apa yang kami berikan kepada para gamer kami."
Penjualan The Secret World hanya mencapai angka 200.000 unit saja dan akhirnya perusahaan tersebut melakukan restrukturisasi yang dipercaya telah mengurangi staf di Funcom hingga 50%. Salah satu korbannya adalah desainer game tersebut dan bahkan ada beberapa kantor yang nyaris ditutup. Sekarang setelah hampir bisa balik lagi ke kondisi yang menguntungkan, Schreiner mengatakan kalau Funcom masih tetap bersikeras akan menggunakan model langganan. Tapi seandainya situasi mewajibkan Funcom untuk mulai menggunakan model free-to-play, mereka siap melakukannya.

"Kami berusaha untuk membiarkan semua opsi kami terbuka ketika pengembangan sedang terjadi, sehingga kami bisa meluncurkannya dengan model yang berbeda apabila kita sudah mengambil keputusan seandainya memang itu yang kita inginkan, tapi pada akhirnya, kita akan tetap menggunakan model langganan dan itulah yang mempengaruhi mayoritas desain game yang ada," katanya. "Walau begitu, kami jelas punya peralatan yang dibutuhkan untuk merubah The Secret World menjadi game free-to-play – atau bahkan hybrid – apabila kita memutuskan untuk melakukan itu suatu waktu nanti. Kami melakukan itu dengan Age of Conan dengan kesuksesan yang cukup signifikan."
Menurut penuturan para eksekutif yang ada, Funcom akan selalu me-evaluasi ulang semua game dan pasaran yang ada. "Saya percaya ada pangsa pasar untuk model bisnis free-to-play, langganan dan hybrid. Apa yang paling penting bagi proyek kamu itu tergantung pada game seperti apa yang ingin coba kalian buat, apa fokus kalian dan bagaimana cara kalian menggabungkannya menjadi satu. Saya memang berpikir kalau model free-to-play akan terus meningkatkan kualitas dan ketahanan, sehinga semakin lama semakin sulit bagi model langganan untuk sesuai dengan harapan gamer," katanya.

Ada yang setuju The Secret World menggunakan model bisnis free-to-play?
Funcom: The Secret World Masih Punya Harapan

Bukan rahasia umum lagi kalau game MMORPG The Secret World gagal meraih kesuksesan ketika diluncurkan. Pasalnya, secara komersil, game tersebut gagal dan studio gamenya sendiri, Funcom, terpaksa harus merampingkan studionya supaya kerugian yang mereka dapatkan dari performa buruk game tersebut bisa sedikit dikurangi. Masa depan bagi game tersebut pun mulai terlihat suram dan bahkan cenderung kelam.

Tapi tidak demikian halnya menurut Ragnar Tornquist dari Funcom. Menurutnya, The Secret World masih punya harapan untuk bangkit lagi. “The Secret World punya masa depan yang cerah dan semua tim yang ada masih tetap berdedikasi untuk menyajikan update konten bulanan. Itulah alasannya kenapa kami takkan berubah. Kami tidak akan bermain aman. Kami tidak akan memperkenalkan kelas baru atau level baru, elves atau centaur dan tidak peduli dengan persaingan yang ada, kami tidak akan mundur dari visi awal kami,” tulisnya dalam situs resminya.

"Kami akan terus melakukan apa yang paling jago kami kerjakan. Kami akan terus mendorong batasan yang ada dan kami akan terus menciptakan kembali roda yang ada. Lima tahun yang lalu, kami telah siap untuk membuat revolusi di genre tersebut dan revolusinya baru saja dimulai. The Secret World itu sebenarnya sangatlah unik dan berbeda dan kalaupun semua pemain kami telah meninggalkan permainan tersebut untuk bermain di dunia fantasi lain, kami masih akan tetap ada disini ketika mereka memutuskan untuk kembali, melakukan apa yang telah kami lakukan sejak diluncurkan, menawarkan sebuah pengalaman bermain yang lebih dalam dan rumit, sebuah game yang benar-benar orisinil, dewasa dan menantang. Sebuah game untuk para gamer."

Bagaimana menurut Klikers? Apakah masih ada harapan untuk The Secret World?
Funcom Ingin Fokus ke Proyek Kecil-Kecilan

Setelah The Secret World ngadat dengan penjualannya yang jauh dari harapan, Funcom sekarang memastikan akan lebih fokus untuk membuat game online yang lebih kecil. Sang developer asal Norwegia telah mengkonfirmasikan bahwa lebih dari 200,000 unit game The Secret World berhasil terjual sejak pertama kali diluncurkan tanggal 29 Juni 2012, jauh di bawah harapan mereka. Dalam laporan keuangan kwartal kedua, Funcom menjelaskan bahwa penjualan game tersebut selama periode 12 bulan ke depan akan kurang dari setengah jumlah yang telah mereka prediksikan sebelumnya.

Jadi apa yang sebenarnya terjadi dengan The Secret World selaku salah satu game online yang paling banyak dinantikan itu (dulunya)? Menurut Funcom, penyebabnya adalah nilai-nilai yang diberikan oleh para kritikus. Kemudian ada juga pesaing lainnya seperti Diablo 3, Guild Wars 2 dan World of Warcraft: Mists of Pandaria, yang mana semuanya disebut-sebut memiliki tanggal rilis yang lebih dulu dibandingkan The Secret World. "Terutama Diablo 3 dan Guild Wars 2 yang berhasil mendapatkan momentum di luar dugaan," jelas Funcom.
Alhasil, Funcom pun terpaksa harus memotong sejumlah besar anggaran pengeluarannya dan salah satu langkahnya adalah dengan merampingkan perusahaan. Total pekerja yang dilepaskan, diperkirakan mencapai angka 50%. "Sekarang ini perusahaan sedang berusaha untuk memastikan bahwa semua game-game yang sudah kami luncurkan dan juga perusahaannya sendiri, berada dalam posisi keuangan yang positif," tutur Funcom.

Sedangkan untuk proyeknya, Funcom menyatakan akan mulai mengembangkan dunia game online yang lebih kecil, dengan konten yang diciptakan oleh pemain untuk pemain langsung. Engine yang akan digunakan adalah Dream World Engine yang selama ini selalu menjadi andalan mereka. "Game-game seperti ini biasanya memiliki waktu pengembangan yang lebih singkat dan investasi juga lebih sedikit," tutur Funcom lagi. "Contohnya adalah League of Legends, World of Tanks dan Minecraft."
Nah, untuk proyek pertamanya (dari sekian banyak proyek yang telah direncanakan), ada MMO LEGO free-to-play yang menggunakan Minifigure sebagai pusatnya. Menurut deskripsi yang ada, game ini penuh dengan permainan yang bertempo tinggi, menyenangkan dan juga menantang, serta dipenuhi dengan humor khas LEGO. Model permainannya berurusan dengan masalah pengumpulan barang, kemudian bermain bersama dengan teman lainnya bersama-sama.

Lalu, bagaimana nasib The Secret World? Apakah Funcom akan memutuskan untuk meninggalkannya? Beruntung, Funcom masih menaruh harapan terhadap game tersebut dan telah berjanji akan terus meningkatkan jumlah pemain dengan memperhatikan serta menyempurnakan berbagai area penting seperti misalkan pertarungan dan juga kemudahan untuk mengakses gamenya.
The Secret World Penyebab Funcom Meramping

Sebagai sebuah proyek game online yang sangat ambisius, The Secret World tentunya membawa beban harapan yang sangat berat di pundaknya. Mayoritas gamer online di dunia pun terus dibuat penasaran dengan fitur-fitur game tersebut yang kelihatannya sangat menggiurkan. Tapi sayang, fakta berkata berbeda. Setelah diluncurkan, The Secret World malah luntang lantung kesulitan dan hal ini telah mendorong sang developer asal Norwegia, Funcom, untuk merampingkan studionya.

Menurut pengakuan Funcom, perampingan perusahaan ini hanya bersifat sementara dan menegaskan bahwa mereka punya rencana jangka panjang untuk perusahaan tersebut. Tentu saja yang lebih penting lagi, mereka juga menyatakan akan terus berkomitmen penuh pada semua game-game yang mereka keluarkan. Sejauh ini, memang tidak ada kepastian jumlah pegawai yang dilepaskan, tapi bisa diperkirakan jumlahnya cukup banyak.
Performa buruk The Secret World yang diluncurkan oleh EA ini memang sudah berlangsung sejak pertama kali diluncurkan di awal bulan Juli 2012 kemarin. Buktinya, tidak lama setelah game tersebut diluncurkan, nilai saham Funcom langsung jatuh. Imbasnya, pada awal bulan Agustus 2012, Funcom yang juga merupakan publisher untuk game-game terkenal lain seperti Age of Conan dan Anarchy Online, mengumumkan kalau mereka akan menjalankan sejumlah inisiatif untuk mengatur ulang alokasi dana mereka. Tentu saja menanggapi buruknya performa game tersebut, mereka menyalahkan pihak Metacritic yang hanya memberikan nilai 72/100 kepada game tersebut dan juga tanggapan negatif dari para gamer itu sendiri.

"Walau ada sejumlah review yang cukup positif, tapi ada juga sejumlah review yang campur aduk dari pers lain, sehingga berakibat pada nilai rata-rata game ini hanya mencapai angka 72 dari 100 di Metacritic dan bisa disebut sebagai angka yang sangat rendah, sama sekali berbeda dengan masukan positif yang kami terima ketika The Secret World baru memasuki fase betanya," tutur Funcom.
"Funcom tentu saja sangat kecewa dengan angka yang mereka capai di Metascore ini. Game seperti The Secret World, yang tidak didasarkan pada brand terkenal apapun, biasanya bergantung sekali pada review positif dari pers untuk bisa mencapai kesuksesan, sebagai tambahan bagi faktor lain seperti informasi mulut ke mulut." Funcom sendiri berharap sekali bisa meningkatkan penjualan mereka dengan menyempurnakan game tersebut menggunakan update konten, tapi mereka mengakui kalau penjualan untuk 12 bulan pertama setelah peluncurannya, mungkin akan kurang dari setengah angka yang mereka harapkan.

Tapi, bukan Funcom namanya kalau mereka akan menyerah begitu saja dengan semua informasi tersebut. "Funcom dengan bangga mengumumkan bahwa tingkat kepuasan para gamer sangatlah tinggi, dengan nilai yang diberikan oleh gamer mencapai angka 8.4 dari 10 dan bahkan lebih tinggi lagi di situs www.metacritic.com serta situs-situs lain seperti mmorpg.com," jelasnya. "Ini benar-benar persis dengna masukan dari para gamer ketika sedang uji coba beta. Perusahaan melihat ini sebagai sebuah indikator positif atas tingginya kepuasan gamer dan merupakan sebuah pondasi yang sangat solid untuk membangun sebuah komunitas Funcom yang positif, yang telah tercipta dalam dunia The Secret World." Nah, bagaimana menurut pendapat Pribadi Klikers yang telah mencoba game ini? Bagus atau buruk? =D
Secret World Meluncur, Sang CEO Undurkan Diri

Di kala Funcom meluncurkan MMORPG-nya yang sangat ditunggu dunia, The Secret World, sang CEO dari salah satu developer game online terbesar dunia, Trond Arne Aas, malah memilih mengundurkan diri dari posisinya dan masuk ke dalam posisi terbarunya sebagai seorang penasehat. Sebuah langkah yang sangat mengejutkan bagi Funcom dan otomatis telah berkembang menjadi sebuah topik yang paling ramai dibicarakan sekarang ini.

Ya, pengunduran diri seorang Aas memang sangatlah mengejutkan. Bagaimana tidak, Aas merupakan sosok dibalik stabilnya kondisi keuangan Funcom selama sembilan tahun terakhir dan dirinya lah yang berhasil merubah Funcom menjadi salah satu developer yang paling menguntungkan di Norwegia. Tahun lalu contohnya, Funcom mengalami peningkatan pada nilai sahamnya sebesar 227%.
Tidak jauh beda halnya dengan The Secret World yang ternyata juga tidak kalah suksesnya. Game yang sudah berulang kali menjalankan tes beta-nya ini, telah berhasil merangkul sekitar 1.3 miliar gamer dari seluruh dunia dan gamenya pun benar-benar sangat dinantikan oleh seluruh gamer dunia.

Walau begitu, bukan berarti Aas akan sepenuhnya mengundurkan diri dari perusahaan tersebut. Seperti yang telah kami sebutkan di atas, ia masih akan tetap menjadi penasehat perusahaan, terutama bagi deretan direktur di perusahaan tersebut, serta menjabat sebagai seorang Chief Strategy Officer. Ia juga akan tetap aktif dalam mengerjakan proyek terbaru developernya yang baru saja diumumkan, sebuah game MMO Lego. Untuk menggantikan posisinya yang penting itu, telah ditunjuk COO perusahaan tersebut, Ole Schreiner.
"Kondisi keuangan perusahaannya yang sangat kuat, ditambah dengan sejumlah strategi teknologi dan produk yang telah dipersiapkan sejak lama, rasanya ini merupakan titik yang paling alami bagi saya untuk menjalani masa transisi ke posisi yang baru dan lebih bebas di perusahaan ini, tapi saya masih akan tetap berkomitmen ke perusahaan, baik sebagai salah satu pemegang saham terbesar maupun sebagai pegawai," tegas Aas.

Yah, semoga saja mundurnya Aas dari posisinya tidak lantas menyebabkan kemunduran bagi perusahaan dan juga game-game yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. ^__^
Registrasi The Secret World Capai Angka 1.3 Juta Gamer

Rasa bangga memenuhi diri Funcom yang akan segera memulai Beta Weekend ketiga untuk The Secret World mulai tanggal 15 Juni 2012 hingga 17 Juni 2012. Dalam beta terbarunya ini, gamer akan mendapatkan kesempatan untuk menjajaki sejumlah konten baru yang tidak diikutsertakan dalam dua event Beta Weekends sebelumnya, termasuk juga starter Dragon dan Illuminati.

Bersama dengan kabar yang sangat menarik ini, Funcom juga sekalian mengeluarkan pernyataan bahwa sekarang sudah ada lebih dari 1.3 juta gamer yang meregistrasikan dirinya dan berpotensi menjadi beta tester untuk The Secret World. Angka ini sekaligus mengalahkan rekor yang berhasil diraih oleh Age of Conan sebelumnya. Sejauh ini, perusahaan masih secara berkala terus mengundang lebih banyak lagi orang untuk ikutan dalam fase Closed Beta-nya.

Dalam sebuah survey terbarunya, disebutkan kalau puluhan ribu tester yang telah memainkan versi Closed Beta, menyatakan sangat menikmati permainan tersebut dan pasti akan memainkannya ketika game ini diluncurkan. "Kami terdorong dengan jumlah registrasi beta dan juga masukan positif yang kami dapatkan dari para tester kami," tutur Trond Arne Aas, CEO dari Funcom. "Fakta bahwa ada banyak gamer yang ingin memainkan The Secret World, digabungkan dengan tingginya minat untuk membeli game tersebut di antara para gamer, merupakan sesuatu yang kami anggap sebagai sebuah indikasi yang sangat positif."

Lalu untuk menutup pengumumannya yang penuh berita suka cita itu, Funcom mengumumkan bahwa The Secret World sudah siap untuk diluncurkan dan produksi gamenya sudah dimulai dan sudah siap untuk diluncurkan pada tanggal 3 Juli 2012 mendatang. Semua gamer yang telah melakukan pre-order game ini, fase Early Access akan dilaksanakan pada tanggal 29 Juni 2012, seperti yang sudah direncanakan sebelumnya.
Dapatkan Bonus Menarik Dari Pre-Order The Secret World

Berhubung tanggal peluncurannya sudah semakin dekat, Funcom mengumumkan kalau pre-order game terbarunya, The Secret World sudah bisa dilakukan di situs resmi Funcom. Pre-order dasar untuk game ini akan dibanderol dengan harga US$49.99 (sekitar 450 ribu rupiah) dan ada beberapa paket upgrade yang bisa kamu pilih. Termasuk di dalamnya adalah pilihan untuk berlangganan seumur hidup. Selain itu, developer yang bermarkas di Norwegia ini telah mengkonfirmasikan bahwa Beta Weekends akan segera dimulai pada tanggal 11 Mei 2012. Bagi Klikers yang melakukan pre-order, akan mendapatkan akses ke semua Beta Weekends yang diadakan oleh Funcom.

Selain mendapatkan garansi pasti bisa terlibat dalam seluruh Beta Weekends dan sejumlah event menarik lainnya, keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari pre-order ini adalah mendapatkan akses lebih awal ke game tersebut empat hari lebih awal, sebuah XP booster in-game, sebuah t-shirt in-game eksklusif, satu ekor pet yang sangat kuat (pilih antara Ferocious Wolf, Egyptian Cat ataupun Loyal Hound) serta mendapatkan kesempatan untuk memberi nama pada karakternya terlebih dahulu.

Masih belum cukup sampai di sana, Funcom juga akan memberikan hadiah terbatas untuk mengundang gamer lain ke Beta Weekends dengan basis minggu per minggu. Di sisi lain, beta yang sedang berjalan sekarang ini akan berbeda dengan Beta Weekends nanti. Lebih dari 750,000 gamer dikabarkan telah melakukan registrasi untuk bisa bergabung dengan fase beta yang sedang berjalan sekarang ini.

Diluncurkan oleh Electronic Arts, The Secret World akan diluncurkan di PC pada tanggal 19 Juni 2012 dan sifatnya adalah game online berbasis langganan. Sedangkan untuk versi konsol, kemungkinan besar akan diluncurkan di masa mendatang. Untuk informasi lebih lanjut, Klikers bisa mengakses situs resmi The Secret World disini. ^___^
The Secret World Videos
The Secret World Guides
The Secret World General Discussion
0 General Discussions
The Secret World Links
The Secret World Download
The Secret World
Discussion Forum




















0 Comments