The First Templar

The First Templar:
- Genre: Action Adventure
- Developer: Haemimont Games AD
- Publisher: Kalypso Media
- Platform: XBOX 360, PC
Release Date: 10 May 2011
The First Templar
The First Templar mengisahkan mengenai dua orang karakter, seorang French Templar dan teman seperjalanannya, seorang gadis bangsawan yang telah dituduh sebagai seorang yang salah kepercayaan. Sambil mengendalikan kedua karakter ini, gamer harus membuka misteri yang ada di balik Templar Order, memainkan sebuah peran dalam konspirasi yang sangat besar dan menemukan rahasia di balik Holy Grail.
The First Templar memiliki mode permainan single-player dan juga co-op. Saat bermain sendirian, gamer bisa bertukar antara kedua karakter tersebut, meninggalkan kendali jagoan kedua ke tangan AI. Kapanpun kamu mau, gamer kedua bisa langsung bergabung dan mengendalikan karakter yang sedang dikendalikan oleh AI.
Review: The First Templar

Pada saat pertama kali diperkenalkan, banyak yang menggembar-gemborkan The First Templar ini. Yah, perlu diakui, pas KlikGame pertama kali melihat trailernya, kesan pertamanya adalah sangat wah. Bahkan waktu itu sempat kepikiran, mungkinkah game ini nanti menjadi game yang mirip seperti Assassin’s Creed. Dengan menggunakan setting di masa perang salib, tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa game ini pastinya akan keren. Tapi ternyata kenyataan berkata berbeda. Game ini justru kurang dimana-mana.

Game ini menceritakan mengenai seorang Templar bernama Celian, seorang knight yang sedang dalam misi untuk menemukan kembali Holy Grail. Perjalanannya membawa dirinya hingga pergi melintasi Asia Tengah, dengan beberapa kali persinggahan di kota-kota dalam sejarah seperti Acre. Inti permainannya sendiri ternyata berbeda dengan Assassin’s Creed, karena ternyata The First Templar ini lebih banyak memperlihatkan aksi hack-and-slash alias hanya pukul-pukulan saja dan terkadang kalian akan dibawa ke sejumlah tempat dan berhadapan dengan sejumlah besar musuh, gebuk-gebukan dan menyelesaikan beberapa teka-teki yang bisa dikatakan terlalu mudah.
Tampilan pertama The First Templar, benar-benar memperlihatkan bahwa game ini tampaknya dibuat dengan dana yang terbatas. Tampilannya terlihat kasar dan terlalu ramai, terutama saat kalian sedang bermain dalam mode cooperative. Benar-benar sangat disayangkan, karena kalau game ini ditangani dengan sebenar-benarnya, bukan tidak mungkin game ini bisa sukses. Sayangnya, nasi sudah jadi bubur dan waktu sudah tidak bisa diputar balik. Game ini sudah keluar dan hasilnya benar-benar mengecewakan. Oke, sementara ini mari kita lanjutkan lagi dengan beberapa hal yang kami nilai sangat kurang ini.

Dilihat dari animasi karakter dan grafisnya yang terkesan tidak sesuai dengan masanya (hei, kita uda ada di zaman dimana gerakan animasi dalam game seharusnya terlihat halus, bukan kaku seperti ini). Ya, kalian tidak salah menerka. Animasi dan grafis disini terlihat sama seperti grafis dari beberapa waktu yang lalu, mungkin bisa disamakan dengan beberapa waktu setelah PlayStation 3 dan Xbox360 dikeluarkan, masih agak kasar dan sebagainya. Walaupun kami mendapatkan perasaan bahwa sang pengisi suara dalam game ini sudah berusaha keras untuk meningkatkan kualitasnya, tapi hal tersebut terbukti sama sekali tidak membantu.
Dari segi cerita, menurut kami seharusnya cerita dan bagaimana kita bertarung yang bisa menjadi daya pikat terbesar dalam The First Templar. Sayangnya, jalan ceritanya juga terlihat lemah, dengan semua jalan ceritanya yang mudah ditebak. Karakternya tidak terlalu menarik dan nyaris tidak ada dialog berarti yang ada disini. Kalau kita ingin mencoba melihat sisi positif dari keanekaragaman lingkungan tempat kamu bertarung, oke. Itu mungkin masih bisa kita sebut sebagai nilai positifnya. TAPI, perlu diingat, model permainannya masih tetap sama. Klikers ditempatkan di satu tempat, kemudian diminta untuk melewati sebuah jalan yang sangat panjang, dipaksa untuk bertarung dengan musuh yang berdatangan dan harus berusaha untuk menyelesaikan teka-teki sambil berhadapan dengan musuh yang terus berdatangan.

Saat bertarung tidak layaknya seperti Assassin’s Creed yang memerlukan ketepatan dalam menekan tombol. Mungkin game ini bisa kita samakan dengan Dynasty Warriors yang memang inti utamanya hanyalah menghabisi musuh yang ada di sekitar dengan teknik button mashing. Musuh-musuh di awal permainan terlihat sangat lemah dan baru mulai ke tengah permainan saja, kita bertemu dengan musuh yang lebih baik sedikit, dimana mereka bisa memaksa kita untuk mengelak dari serangan ataupun menahan serangannya. Kenapa mereka tidak berpikir untuk menyajikan satu musuh saja yang lebih menantang, daripada menyajikan ratusan prajurit AI bodoh yang bisa dihancurkan dengan mudahnya hanya bermodalkan button mashing? Seperti musuh di God of Wars mungkin?
Tadi kita sempat membicarakan mengenai adanya teka-teki. Teka-teki juga sebenarnya bisa menjadi daya tarik dari sebuah game. Tapi untuk The First Templar, teka-tekinya benar-benar terlalu mudah. Dengan mudah, maksud kami adalah, mudah dan bayi sekalipun bisa memainkannya. Saat kita menemukan teka-teki yang menunjukkan ke arah sesuatu benda yang tersembunyi, yang perlu kalian lakukan hanyalah mengikuti arah panah saja dan voila! Tibalah kita di harta karun tersembunyi itu. Kalau kalian memainkannya, Klikers akan mengerti dengan apa yang kami katakan disini.

Bagaimana dengan mode cooperative yang sudah mulai banyak dianggap sebagai sebuah mode yang bisa menyelamatkan sebuah permainan dari kehancuran total. Untuk beberapa game, memang berhasil. Sebut saja Assassin’s Creed Brotherhood yang benar-benar sukses. Tapi tidak halnya dengan The First Templar. Saat kita bermain dalam mode cooperative, kita berhadapan dengan split-screen yang membuat layar terlihat jauh lebih ramai daripada seharusnya. Intinya? Bikin permainan semakin sulit untuk dilewati. Jadi, lebih baik main sendirian daripada harus menderita beramai-ramai dalam satu permainan.
Penilaian terakhir, nilai game ini sangatlah kurang. Dari segi grafis, kami hanya bisa memberikan angka 3/10. Segi permainan, kami hanya berani memberikan 4/10. Sedangkan dari segi suara, mungkin sedikit membantu, tapi sama sekali tidak membantu dan kami hanya akan memberikan nilai 5/10. Daya tarik game ini nyaris tidak ada dan kami rasa hanya orang yang kurang kerjaan saja yang akan rela memainkan game ini kali kedua setelah pertama kali menamatkan game itu. Total nilai, kami hanya memberikan 12/30. Bad game, guys!

Sibak Tirai di Balik Konspirasi dalam The First Templar

Kalypso Media, publisher dari game-game ternama di PC dan konsol dengan bangga mengumumkan bahwa The First Templar, salah satu game yang paling ditunggu-tunggu oleh para gamer itu sudah dirilis di Xbox360 dan juga PC. The First Templar juga akan tersedia di dunia digital melalui sejumlah portal online yang ada dan sudah bisa didapatkan dalam waktu beberapa hari ke depan.

The First Templar merupakan sebuah game action adventure co-operative, yang menggunakan setting di dunia yang kelam, di pertengahan abad 13, pada saat perang salib terjadi. Disini, kawan lama pun bisa berubah menjadi musuh, korupsi telah menyebar ke dalam Gereja dan semua ksatria yang dulunya adalah ksatria dengan hati mulia, sekarang mulai menindas yang lemah dan melupakan sumpah mereka.

Di game ini, Klikers akan menyaksikan bagaimana dua orang jagoan bersatu dalam usaha mereka mencari Holy Grail. Seorang Templar asal Perancis yang masih muda, Celian, bergabung dengan seorang tuan putri yang sekarang telah dianggap sebagai pengkhianat, Marie, melakukan perjalanan untuk mengungkapkan sebuah konspirasi yang ada di balik Order of the Knights Templar. Para jagoan ini akan berhadapan dengan musuh yang sangat kuat. Salah satunya adalah Saracen, King Philip of France dan juga Holy Inquisition.

The First Templar ini akan menawarkan sebuah campaign yang sangat menawan, yang bisa dinikmati sendirian maupun bersama-sama dengan teman. Saat bermain sendirian, Kliker bisa berganti karakter dan meninggalkan kendali untuk jagoan kedua di tangan AI. Kapanpun kalian mau, gamer kedua bisa langsung bergabung dan mengendalikan jagoan yang kedua.
The First Templar Videos
The First Templar Guides
The First Templar General Discussion
0 General Discussions
The First Templar Links
The First Templar Download
The First Templar
Discussion Forum




















0 Comments