Dark Souls

Dark Souls:
- Genre: Action RPG
- Developer: From Software
- Publisher: Namco Bandai
- Platform: PS3, XBOX 360
Release Date: 04 October 2011
Dark Souls
Sebagai sekuel untuk Demons Souls, Dark Souls yang memiliki genre action-RPG ini menggunakan setting di sebuah dunia fantasi yang kelam dan juga begitu kaya. Dengan aksi yang begitu menegangkan di dungeon-dungeon, berhadapan dengan musuh-musuh yang menyeramkan serta fitur online yang inovatif, semuanya itu digabungkan menjadi sebuah pengalaman bermain yang sangat unik.
Dunia Dark Souls akan menghancurkan tembok yang ada dengan desainnya yang begitu halus, yang mendorong para gamer untuk melakukan eksplorasi dan mempromosikan sebuah pengalaman beradaptasi. Di satu waktu, saat gamer berhadapan dengan musuh-musuh yang menyeramkan serta menemukan area baru, sistem yang sempurna dan tantangan yang penuh dengan hadiah ini akan menggunakan semua hal yang ada untuk menawarkan sebuah atmosfer kepuasan tersendiri yang tiada bandingannya.
Review: Dark Souls

Dark Souls, salah satu game yang paling menyebalkan dan juga menyulitkan, tapi pada saat bersamaan, sama seperti pendahulunya, Demon’s Souls, bisa membuat redaksi Klikgame kesulitan untuk berhenti memainkannya. Agak aneh yah? Tapi itulah kenyataannya saat kami sedang sibuk memainkan Dark Souls, sebuah game yang dikembangkan oleh From Software dan sejauh ini, merupakan game tersulit yang pernah kami mainkan.

Untuk memulai review ini, kami hanya ingin mengatakan bahwa kami sama sekali tidak bisa mengatakan kami merekomendasikan ataupun tidak merekomendasikannya. Kenapa begitu? Karena game tersebut benar-benar tergantung selera. Bisa saja kami merekomendasikan game tersebut kepada Klikers, tapi kami tidak begitu yakin kalau SEMUA Klikers akan menyukai game yang membawa genre third-person action RPG ini. Bisa saja Klikers menyebut game ini sampah karena tingkat kesulitannya yang bisa membuat orang paling sabar sekalipun, langsung naik darah begitu memainkannya. Walau begitu, tidak menutup kemungkinan bagi Klikers lain yang sudah mengikuti game ini semenjak awal dan menyebutnya sebagai sebuah game terbaik yang pernah dikembangkan selama ini.
Seperti yang sudah kami sebutkan di atas, Dark Souls merupakan game dengan genre third-person action-RPG yang menggunakan setting di dunia yang penuh dengan monster-monster aneh nan mengancam, yang siap mengakhiri hidup kamu apabila kamu lengah sedikit saja. Well, bahkan saat kamu paling awas sekalipun, kamu masih akan tetap kesulitan, karena musuh disini bukan AI kacangan seperti yang bisa kalian temui di game-game sejenis. Nah, untuk mengakhiri permainan ini, ada dua pilihan yang bisa kamu ambil, terutama setelah memulai permainan. Pertama, kamu bisa menghabiskan waktu 60 jam ke atas untuk mencoba menyelesaikan permainan. Kedua, keluarkan BD Dark Souls, simpan di sudut lemari yang paling dalam dan ganti dengan permainan lain. Sederhana kan? =D

Lalu bagi kalian yang selalu perfeksionis dan mengaku harus bisa memainkan game ini dengan sempurna tanpa ada kematian berarti, kalian harus menerima kenyataan pahit yang satu ini. Kamu akan sering sekali mati di tengah-tengah permainan. Pasalnya, di setiap sudut dunia yang kamu jelajahi ini, terdapat banyak sekali musuh-musuh yang menunggu dan siap untuk menghabisi kamu, baik itu dengan menggunakan senjata, panah api, lemparan bom ataupun dengan serangan lain dari musuh. Lalu dari lingkungan sekitar, kalau kamu tidak hati-hati, kamu bisa mati tertiban batu besar ataupun jatuh dari tebing. Intinya, satu dunia Dark Souls ini adalah dunia yang sangat teramat kejam dan tidak mengenal kata kasihan. Memang agak sadis dan kadang terasa terlalu kejam. Tapi di saat bersamaan, harus diakui kalau ini merupakan game yang paling murni yang pernah ada.
Permainan dimulai di sebuah dungeon dan kamu diharuskan untuk menjelajahi dunia yang terdiri dari beragam jenis daerah, mulai dari rawa hingga kastil yang sudah tidak berpenghuni. Sebagian dari tempat-tempat tersebut mungkin diambil langsung dari Demon’s Souls, tapi kebanyakan tempatnya adalah tempat yang benar-benar baru. Pokoknya benar-benar baru dan bukan hanya sekedar mengambil setting dari game sebelumnya saja. Nah, semakin jauh kamu bermain, musuh yang akan kamu hadapi juga akan semakin kuat dan memiliki tingkat AI yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya. Perlu diakui, desain permainan dalam Dark Souls ini memang benar-benar memperlihatkan karakter tersendiri. Kenapa kami mengatakan demikian? Karena saking realistisnya (apalagi kalau Klikers tipe gamer yang bisa tersedot ke dalam permainan), permainan ini mampu mempengaruhi mental kalian setelah memainkan game ini selama beberapa waktu lamanya.

Selama permainan, kamu akan bertemu dengan tempat perkemahan yang sering disebut dengan bonfire. Disini, kamu bisa melakukan segala sesuatu tanpa perlu khawatir dengan kehadiran musuh. Kamu bisa mengisi kembali darahmu yang sudah habis ditebas musuh, menghabiskan sejumlah jiwa yang telah kamu dapatkan setelah menghabisi musuh untuk meningkatkan level, memperbaiki peralatan dan masih banyak lagi. Dengan menggunakan bonfire tertentu, otomatis tempat tersebut akan menjadi tempat dimana kamu akan memulai permainan ini lagi setelah beristirahat. Tapi tolong diingat, beristirahat di bonfire ini juga berarti membangkitkan musuh yang sudah kamu habisi sebelumnya. Jadi, kamu sudah tidak bisa lagi sembarangan memutuskan untuk beristirahat karena kamu sedang malas. Apapun langkah yang kamu ambil, semuanya itu akan menjadi bagian dari strategi kamu untuk memainkan game ini.
Oh ya, satu hal yang lupa kami sebutkan. Setiap kali kamu mati, kamu akan menjadi apa yang disebut dengan Hollowed dan kamu akan kehilangan seluruh jiwa yang sudah kamu dapatkan selama permainan. Tentu saja semuanya itu masih bisa kamu dapatkan, tapi untuk mendapatkannya kembali, sudah tentu bukan tugas yang mudah. Karena apapun yang berhasil menewaskan kamu, masih tetap setia menunggu di tempat barang-barangmu ditinggalkan dan selalu siap untuk menawarkan serangan paling mematikan kepada kamu. Dengan membunuh musuh, kamu bisa mendapatkan jiwa (dalam game ini disebut dengan soul). Tapi dengan mengalahkan bos, kamu bisa mendapatkan Humanity, sebuah benda yang jauh lebih berharga dibandingkan dengan jiwa-jiwa biasa yang kamu dapatkan selama permainan. Humanity bisa kamu gunakan untuk membangkitkan diri kamu menjadi manusia lagi (karena memang status awal kalian adalah Undead). Dengan menjadi manusia, kamu bisa memanggil bala bantuan dari gamer lain (tentu saja secara online).

Untuk masalah pertarungan melawan musuh, kamu perlu tahu bahwa musuh yang akan kamu hadapi sangat beraneka ragam dan bagaimana cara kamu menghadapi mereka semua akan menentukan hasil akhir permainan, apakah kamu akan mati dikerubutin musuh ataupun memenangkan pertarungan besar tersebut. Beruntung, tidak ada batas pada senjata yang bisa kamu bawa selama permainan, jadinya, kamu bisa dengan mudah merubah persenjataan kamu, tergantung pada kebutuhan. Kamu tinggal pilih mau pakai senjata apa, karena memang From Software merancang game ini sedemikian rupa, sehingga kamu tidak terpaku hanya pada satu kelas karakter saja.
Walaupun dasarnya ini adalah game offline, tapi From Software berhasil mendesainnya sedemikian rupa sehingga kamu harus banyak bergantung pada komunitas dan kerja sama tim. Berhubung game ini tidak banyak memberikan informasi berarti, maka itu berarti kamu harus banyak bergantung pada informasi yang bisa kamu dapatkan dari teman-teman sepermainan untuk saling berbagi strategi, area-area rahasia hingga tempat mana yang bisa kamu gunakan untuk menemukan barang dan senjata. Intinya, kebersamaan merupakan kunci keberhasilan disini daripada bermain sendirian yang pastinya akan jauh lebih sulit dan sangat tidak direkomendasikan.

Seperti halnya game-game online yang biasa kamu temukan, Dark Souls juga punya fitur permainan PK (Player Killer). Ya, kamu bisa saja masuk ke dunia gamer lain dan membunuhnya saat gamer tersebut sedang dalam wujud manusia, sesuatu yang jarang sekali kamu temukan di Demon’s Souls. Nah, kalau misalkan satu waktu kamu mendapatkan dirimu dibunuh oleh gamer lain, kamu bisa langsung melaporkan orang yang membunuhmu dan namanya pun akan masuk ke dalam Book of the Guilty.
Merasa sistem permainannya sama sekali tidak adil? Tunggu dulu. Masih ada yang lebih tidak adil lagi dibandingkan itu semua. Percaya atau tidak, terkadang kamu akan bertemu dengan musuh yang bisa menyebabkan curse pada diri karakter dan untuk menyembuhkannya, kamu harus pergi ke seorang penyembuh. Yang lebih parah lagi, efek curse tersebut akan menumpuk dan terus bertambah kalau kamu kena lagi. Belum lagi, kamu juga akan bertemu dengan musuh yang bisa memuntahkan lendir yang bisa menyebabkan apapun yang kamu kenakan, rusak dan hancur lebur. Dengan kondisi seperti itu, kalian tidak akan bisa melanjutkan permainan lagi, karena dalam kondisi armor lengkap sekalipun, kamu sudah kesulitan. Apalagi dalam kondisi seperti itu. Betul? =P

Dari hasil permainan, kami bisa memberikan penilaian sebagai berikut. Dari segi grafis, kami rela memberi angka 9/10, karena memang dunia yang diberikan oleh game ini sangatlah detil sekali, apalagi kalau kamu memainkannya dengan menggunakan layar HD. Dari segi permainan, kami merasa, tidak ada lagi game lain yang bisa menawarkan permainan dengan model seperti ini, dimana setiap kali kamu berhasil mengalahkan musuh tertentu, kamu akan merasa bersyukur sekali dan bahkan rela untuk potong tumpeng demi merayakannya. Untuk itu, kami memberikan angka 9/10. Sedangkan dari segi jalan cerita, kami tidak akan ragu untuk memberikan angka yang sama, yakni 9/10, karena memang cerita yang diberikan memiliki intrik yang sangat teramat mendalam. Jarang ada game seperti ini. Yang paling terakhir adalah bagaimana cara From Software membawakan game ini dan kami mau memberi angka 8/10 untuknya. Bukan karena apa, tapi kami agak sedikit jengkel dengan sedikitnya informasi yang diberikan dalam game ini. Well, secara keseluruhan, nilai yang bisa kami berikan adalah 35/40. Sangat kami rekomendasikan untuk kalian yang mencari tantangan dalam permainan. XD
Menyambut Server Baru Dragon Nest Indonesia

Sebagai bentuk pelayanan dan sekaligus memberikan kenyamanan bagi seluruh Adventurers dalam bertualang di Dragon Nest Indonesia, Gemscool menghadirkan server baru untuk Dragon Nest Indonesia, yaitu : SENTINEL. Server ini akan dibuka resmi pada hari Kamis, 14 Februari 2013 (setelah maintenance).
Dan dalam rangka memeriahkan kehadiran Server Sentinel, tidak lupa Dragon Nest Indonesia menghadirkan berbagai event menarik bagi seluruh Adventurers! Yuk kita simak event-eventnya ^,~
• Mine is Better than Yours
o Periode I : 14 ~ 24 Februari 2013
o Periode II : 25 Februari ~ 10 Maret 2013
o Bonus FTG, EXP dan Drop Rate di ketiga Server Dragon Nest Indonesia, yaitu : Althea, Vestinel dan Sentinel. Selain itu Tim Dragon Nest Indonesia juga akan me-Reset Nest sebanyak 2 (dua) kali per periode selama 1 bulan.
• We Are The First
o Periode Event : 14 Februari ~ 13 Maret 2013 pukul 23:59 WIB
o Special Reward dan Special Title untuk seluruh anggota guild, bagi 3 Guild tercepat yang berhasil mencapai Level Guild Max yaitu Level 25 di Server SENTINEL.
• First Conqueror
o Periode Event : 14 Februari ~ 13 Maret 2013 pukul 23:59 WIB
o Special Reward dan Special Title bagi Adventurers Pertama yang berhasil menyelesaikan Nest dalam Normal Mode secara Solo/Sendiri selama periode event.
• Sentinel Adventurers
o Periode I : 14 ~ 21 Februari 2013
o Periode II : 21 ~ 28 Februari 2013
o Periode III : 28 Februari ~ 7 Maret 2013
o Periode IV : 7 ~ 14 Maret 2013
o Special Reward akan diberikan bagi 500 Adventurers per periode event yang berhasil mencapai Level 40 di Server Sentinel ^^
• First Champion
o Periode Event : 14 Februari ~ 13 Maret 2013
o Special Reward diberikan khusus bagi 3 Adventurers dengan Top Rank Coloseum PVP tertinggi pada Ranking Board per tanggal 13 Maret 2013.
• Ladder Master
o Periode Event : 14 Februari ~ 13 Maret 2013 pukul 23:59 WIB
o Special Costume Set, DNP, Decals, dan Mystery G-Box akan diberikan kepada 10 Adventurers dengan Rating Ladder tertinggi selama periode event.
• Sentinel SDN Conqueror
o Periode Event : 14 Februari ~ 13 Maret 2013 pukul 23:59 WIB
o 50.000 G-Cash bagi seluruh anggota Team Party untuk Party Pertama yang berhasil menyelesaikan Sea Dragon Nest dalam Normal Mode!!
Asiikk.. Banyak eventnya, banyak hadiahnya!! Jangan sampai ketinggalan event-eventnya yahh.. \(^o^)/
Informasi lebih lengkapnya silahkan kunjungi :
www.gemscool.com/news/news_view.php?seq=5958
~ Good Luck Adventurers ^^ ~
Miyazaki Tegaskan Tak Terlibat di Dark Souls II

Orang yang bertanggung jawab di balik pengarahan Dark Souls, Hidetaka Miyazaki telah mengungkapkan bahwa dirinya takkan terlibat secara langsung dalam pembuatan sekuel Dark Souls, Dark Souls II. Memang sebelumnya, kabar ini sudah pernah diberitakan, dimana disebutkan kalau Miyazaki telah memutuskan untuk menyerahkan tugas beratnya itu ke tangan Tomohiro Shibuya dan Yui Tanimura. Sedangkan Miyazaki sendiri akan berperan sebagai supervisor.

Nah, biarpun si Miyazaki ini punya jabatan sebagai supervisor, tapi masih tidak diketahui apa yang akan ia kerjakan nanti. Tapi sekarang, kita sudah punya gambaran yang jelas tentang apa yang akan ia kerjakan nanti. Namun jawabannya mungkin akan sedikit mengecewakan. Kenapa? Karena ia telah memastikan bahwa dirinya akan jarang sekali terlibat secara langsung dengan pengembangan gamenya itu. Well… Kenyataan kadang sulit diterima bukan? =="

"Saya takkan terlibat secara langsung dalam pengembangan Dark Souls II," jelasnya. "Saya ingin mengklarifikasikan ulang bahwa saya akan menjadi supervisor, bukan pengarah ataupun produsernya lagi." Oke. Jadi apa tugasnya? Ternyata tugas barunya lebih banyak berurusan dengan urusan penjadwalan masa produksi serta mengurus komponen online yang ada di game tersebut!

"Saya sadar betul bahwa ada banyak fans yang merasa frustrasi dengan Dark Souls dalam hal jadwal peluncurannya – mungkin secara lebih spesifik, mengenai patch-patch yang telah kami rilis sebelumnya," jelasnya. "Saya benar-benar menyesali itu, jadi saya pun mempelajari ulang semua yang sudah saya lakukan di Dark Souls untuk memastikan bahwa Dark Souls II bisa selesai tepat pada waktunya." Kemudian ia juga menegaskan lagi bahwa ia akan mengawasi proses transisi dari sistem peer-to-peer ke permainan model server-based network, yang menurutnya akan membuat pengalaman bermain onlinenya terasa lebih mantap lagi. Yah, yang penting nantinya sekuelnya bisa bagus aja deh. XD
Detil Baru Dark Souls 2 Mulai Bermunculan

Informasi-informasi baru terkait sekuel Dark Souls, Dark Souls II, terus bermunculan dari Hidetaki Miyazaki dan Tomohiro Shibuya. Kali ini, mereka membeberkan sedikit informasi tentang DLC baru serta fitur multiplayer yang telah dipastikan juga akan muncul di Dark Souls II.

Berikut ini adalah apa yang dituturkan oleh Hidetaki Miyazaki yang akan mengawasi proses pengembangan versi PC, PlayStation 3 dan juga Xbox360. "Saat ada sesuatu yang berhubungan erat dengan gamer, saya memutuskan bahwa kami harus punya server game sendiri sekarang ini dan kami tidak akan menjual barang ataupun senjata individu sebagai sebuah DLC, hal-hal seperti itu."

Kemudian ditambahkan juga oleh Tomohiro Shibuya, salah satu dari dua pengembang game tersebut, tentang fitur multiplayer yang muncul di game bergenre action role-playing tersebut. "Ya. Pada intinya, kami memiliki sebuah game yang berdiri sendiri yang sangat kuat dan dari sana, kami akan memfokuskan usaha kami dalam menambahkan elemen online dan multiplayer yang mendayagunakan server terdedikasi."

Ketika ditanyai apakah hal-hal seperti noda darah, pengiriman pesan dan sistem lain dari game sebelumnya akan kembali lagi, Shibuya menjawab demikian: "Kami berencana untuk tetap mengikutsertakan semua konsep tersebut dan malah memperluasnya juga." Sekarang, From Software sedang sibuk mengembangkan Dark Souls II. Sekuel untuk Dark Souls ini diperkirakan akan hadir di PC, Playstation 3 dan Xbox360.
Tomohiro Shibuya Dark Souls II Akan Berbeda

Kalau ada yang bisa membawa perubahan ke dalam sekuel Dark Souls II yang baru saja diumumkan tidak lama ini, maka Tomohiro Shibuya adalah orangnya. Memang Dark Souls merupakan salah satu game action RPG yang paling menantang yang pernah ada. Tapi di saat bersamaan, mungkin ada banyak juga gamer di dunia (termasuk Klikers) yang merasa kebingungan dan kesulitan dengan permainan yang satu ini. Oleh karena itulah, Shibuya pun berjanji bahwa sekuelnya ini tidak akan berliku-liku dan akan lebih mudah untuk dimengerti.

Pernyataan ini muncul dalam wawancara terbarunya, dimana Shibuya dan rekannya yang akan mengarahkan game ini, Yui Tanimura, menjelaskan pendekatan yang akan mereka lakukan dengan Dark Souls II. "Saya secara pribadi merupakan sosok orang yang lebih suka terang-terangan daripada malu-malu," jelas Shibuya.

Nah, keputusan Shibuya ini tentunya akan mengundang pro dan kontra tersendiri. Seperti yang sudah Klikers ketahui, sebenarnya daya tarik utama dari game buatan From Software ini adalah banyaknya misteri yang meliputinya serta tingkat kesulitan yang benar-benar luar biasa itu. Salah satu fans berat game tersebut bahkan pernah menuturkan bahwa sangatlah tidak mungkin untuk menemukan semua rahasia yang ada di Dark Souls. Bahkan bukan tidak mungkin kalau staf-staf di From Software juga tidak tahu seluruh misteri yang ada...

Jadi, pertanyaan akhirnya sekarang adalah, apakah keputusan Shibuya ini akan merusak atmosfer unik dari Dark Souls itu sendiri? Mungkin sama halnya seperti misteri-misteri yang ada di Dark Souls, kalian tidak akan pernah tahu jawabannya, karena ada banyak sekali kemungkinannya. Yah, pada akhirnya memang kita hanya bisa menantikan kehadiran game tersebut saja. Untuk sementara, Klikers bisa ngintip trailer resminya yang baru diluncurkan beberapa waktu lalu di bawah ini. Selamat menikmati! ^__^
From Software Mulai Persiapkan Dark Souls II

Klikers sudah siap untuk nyatronin salah satu game action RPG tersulit yang pernah ada, Dark Souls? Mungkin lebih tepatnya, yang akan kalian hadapi adalah sekuel resmi dari game tersebut. Trailer-nya sendiri sudah muncul di acara VGA yang baru saja berlangsung beberapa waktu lalu. Di dalamnya, kamu bisa melihat ada orang-orang bertopeng, sebuah kastil dengan gunung berapi, lapangan terbuka yang bersalju serta naga-naga raksasa.

Kalau menurut sang publisher, Namco Bandai Czech, Dark Souls II ini akan hadir di PS3, Xbox360 dan juga PC. Sekali lagi, sekuelnya akan ditangani oleh From Software dengan Hidetaka Miyazaki (pencipta Demon's Souls) yang akan mengawasi proses pengembangan game tersebut bersama Tomohiro Shibuya yang mengarahkan game ini. Hanya sekedar catatan tambahan, Shibuya sebelumnya pernah terlibat dalam pengembangan franchise Monster Hunter.

"Dark Souls II akan menawarkan kepada para fans setianya, sesuatu yang benar-benar menantang serta butuh perjuangan tinggi yang seakan tidak pernah berhenti dan telah menjadi trademark franchise ini," jelas sang publisher. Sampai sekarang, masih belum diketahui lebih pasti, apa kira-kira setting yang akan digunakan dalam game ini. Tapi yang pastinya, akan sangat menarik melihat apa yang kira-kira bakalan ditawarkan oleh From Software untuk sekuel kedua Dark Souls. Apalagi, selama ini dua game pendahulunya telah diluncurkan dengan dipenuhi pujian dari berbagai kalangan. Jadi, tampaknya tidak ada alasan untuk meragukan kemampuan From Software untuk sekuel Dark Souls bukan?

Mungkin ada beberapa spekulasi yang bakalan mengiringi pengembangan game tersebut seperti diikutsertakannya tingkat kesulitan Easy yang sempat dirumorkan akan dimasukkan ke dalam Dark Souls. Hal ini bukannya tidak mungkin terjadi, mengingat From Software pastinya juga akan mempertimbangkan bagaimana caranya supaya game ini bisa dimainkan oleh lebih banyak orang lagi. Tapi yah, sekali lagi itu hanya spekulasi belaka. Masih tidak diketahui apakah hal ini akan menjadi kenyataan atau tidak...
Persyaratan Mengakses DLC Perdana Dark Souls

Mungkin memang sudah menjadi kesenangan tersendiri bagi From Software untuk menghadirkan tantangan yang bisa membuat gamer botak saking stresnya. Setelah sukses menyajikan dua game dengan kesulitan tingkat dewa di Demon's Souls dan Dark Souls, kini mereka meluncurkan sebuah DLC untuk Dark Souls yang berjudul Artorias of the Abyss. Tapi beda halnya dengan kebanyakan DLC yang bisa langsung diakses begitu saja, DLC yang satu ini membutuhkan proses. Dengan kata lain, biarpun kalian sudah mengucurkan uang, ada kemungkinan kalian akan kesulitan mengaksesnya... Jadi, apa saja prosesnya? Namco Bandai tidak keberatan untuk menjelaskan, asal Klikers sudah mempersiapkan kontroler baru buat jaga-jaga, seandainya kontroler PS3 kalian hancur berkeping-keping karena terjun bebas dari lantai tiga. XD

Nah, cara untuk bisa mengaksesnya adalah sebagai berikut. Setelah kalian mengalahkan bos terakhir di Dark Souls, maka permainan ini akan secara otomatis melakukan auto-save dan kalianpun akan masuk ke mode New Game+ secara otomatis. Seperti halnya kebanyakan New Game+, Klikers akan kembali lagi ke dunia Dark Souls dengan membawa level kalian sebelumnya serta sejumlah tambahan lainnya. Ini dia yang harus kalian lakukan agar bisa membuka DLC-nya:
• Klikers harus mengalahkan Hydra di Darkroot Basin
• Klikers harus mengalahkan Crystal Golem di Darkroot Basin dan menyelamatkan Dusk of Oolacile
• Klikers harus mengalahkan Crystal Golem di Duke's Archive dan mendapatkan Broken Pendant
• Harus menyentuh Black Fog yang ada di sungai di Darkroot Basin, dimana Klikers mengalahkan Hydra

Setelah Klikers melakukan semua itu, barulah kalian bisa mengakses DLC tersebut. Apakah ada jalan lain untuk bisa masuk ke DLC tersebut? Sayangnya, menurut Namco Bandai, tidak ada. Klikers diharuskan untuk menjalani seluruh proses di atas sebelum akhirnya bisa masuk ke Artorias of the Abyss. Sebuah langkah yang tentunya tidak mudah, mengingat musuh yang akan kalian hadapi di New Game+, akan jauh lebih sulit lagi ketimbang sebelumnya yang notabene pun sudah sulit sekali.

Nah, bagi Klikers yang bertanya-tanya, apa yang bisa kalian dapatkan dari DLC ini, seperti biasa. Kalian akan mendapatkan map dan tempat-tempat baru, bos baru, musuh baru serta NPC baru. Tidak lupa juga persenjataan dan armor, konten tambahan serta fitur online matchmaking untuk co-op atau mode permainan PvP. Berani menerima tantangan baru dari From Software? =D
Fitur Online ZombiU Terinspirasi Dark Souls

Salah satu game yang akan diluncurkan bersamaan dengan konsol baru adalah ZombiU dan game ini merupakan produk buatan Ubisoft. Tapi tahukah Klikers kalah game tersebut ternyata diinspirasikan langsung oleh Dark Souls, terutama dari elemen online. Seperti yang diketahui, Demon's Souls dan Dark Souls memang memiliki fitur multiplayer yang sangat unik, dimana semua orang bisa bergabung ke dalam permainan kapan saja, kemudian membantu ataupun mengalahkan pemain lain yang dirasa mengganggu. Sebuah gagasan yang tidak pernah ada sebelumnya.

"Dark Souls, Demon's Souls telah menginspirasi fitur online kami dan ya, game tersebut telah menginspirasi kami lebih banyak lagi dalam hal membuat tantangan yang ada jauh lebih menantang. Sulit tapi adil. Lalu pada akhirnya, ketika kamu mencapai sesuatu, kamu akan mengatakan, 'Whew!'," tutur associate producer Ubisoft, Nicolas Robin.

"Perasaan ini dalam game yang kami gunakan ketika kami masih muda. Di dunia game modern, kami punya emosi yang sangat keren, tapi kami juga merindukan emosi dari, 'Oke, saya telah mencoba berulang kali, sangat sulit, tapi saya punya ingatan yang bagus tentang saat dimana saya akan mengatakan kepada orang lain dan berbagi dengan yang lain', dan itulah yang ingin kami komunikasikan dengan gamenya."

"Kami punya perbincangan sejenis ini di sekitar Dark Souls dan Demon's Souls bersama dengan lead content designer gamenya, Mounir Radi. Ya, pada dasarnya disitulah Demon's Souls dan Dark Souls berhasil menginspirasi kami untuk membuat sebuah tantangan yang lebih adil tapi juga sulit, dimana pada akhirnya sang gamer akan mengatakan, 'Oke, kamu melihat stasiun gas, saya menembakkan flare…' Kita punya banyak sekali perbincangan mengenai ini dengan para penguji dan banyak sekali saat-saat yang penuh kenangan." Kalau memang benar begitu, tampaknya ZombiU akan sangat menarik sekali nih… =D
From Software Ingin Permudah Dark Souls?

Dua game dari From Software telah berhasil membuat gamer-gamer hardcore di dunia bertekuk lutut dengan tingkat kesulitannya yang bisa bikin Klikers banting kontroler ataupun gigit kabel (kok jadi kayak tikus? O__oa). Tapi yah, itulah tantangan yang diberikan oleh dua game yang menjadi andalan From Software, Demon's Souls dan Dark Souls. Tingkat kesulitannya memang tidak main-main dan entah sudah berapa banyak gamer yang menyerah memainkan game ini…

Anyway, sekarang kita akan berbicara mengenai sekuel Demon's Souls, Dark Souls. Sejauh ini, sama halnya dengan pendahulunya, Dark Souls juga tidak kalah dalam hal tingkat kesulitan yang cukup tinggi dan menantang. Melihat hal ini, sang pengarah game, Hidetaka Miyazaki, kini dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk menambahkan tingkat kesulitan yang lebih mudah ke dalam permainan itu, agar semua orang bisa menikmati gamenya. Masalahnya adalah, apakah nantinya keputusan ini bisa merusak esensi dari permainan Dark Souls itu sendiri?

Dalam sebuah wawancara terbaru, Hidetaka Miyazaki mengatakan kalau ia ingin game yang ia kembangkan itu bisa terasa lebih memuaskan daripada lebih sulit. Ia juga sadar betul betapa banyaknya orang yang ragu-ragu untuk memainkan Dark Souls karena tingkat kesulitannya yang sangat luar biasa itu. Fakta bahwa Dark Souls telah 'dikucilkan' oleh kelompok gamer tertentu, telah membuat Miyazaki mempertimbangkan tingkat kesulitan lain yang bisa dimainkan dan ditamatkan oleh para gamer. Atau mungkin juga memberikan pesan secara hati-hati kepada seluruh gamer untuk game-game yang sudah terkenal sulit.

Tapi di lain pihak, Miyazaki juga menyadari bahwa ada sejumlah gamer yang tidak menginginkan permainan yang lebih mudah. Justru sebaliknya, mereka menginginkan sebuah permainan yang menarik dan layak untuk dimainkan. Pemikiran ini pun membuatnya berpikir bahwa merupakan hal yang wajar apabila segala jenis gangguan ataupun stres yang tidak penting di elemen yang begitu menarik dan layak ini, pada akhirnya dibuang. Kalau menurut Klikers, mendingan game tersebut dibikin mudah atau dibiarkan saja supaya lebih menantang? =D
[E3 2012] Ada Masalah Frame Rate Pada Dark Souls PC
![[E3 2012] Ada Masalah Frame Rate Pada Dark Souls PC [E3 2012] Ada Masalah Frame Rate Pada Dark Souls PC](http://www.klikgame.com/upload/articles/548368393.jpg)
Tanggal 31 Agustus 2012 akan menandai kehadiran perdana Dark Souls di PC dengan nama Prepare to Die Edition. Klikers pasti senang banget kan? Paling tidak, gak perlu lagi dengarin Klikers lain yang sedang berbicara dengan penuh antusiasme mengenai apa yang sedang mereka lakukan di dunia Dark Souls, entah itu sedang berhadapan dengan musuh yang sulitnya ketulungan atau bercerita tentang betapa beruntungnya mereka bisa membunuh monster yang paling kuat sedunia dengan modal keberuntungan belaka.

Tapi tunggu dulu. Ada beberapa masalah yang siap menunggu Klikers. Memang benar, Prepare to Die Edition akan hadir dengan seluruh konten-konten baru yang menarik seperti bos-bos besar. Enak kan, dapetin sebuah game yang dilengkapi dengan bos sadis? Well, Klikers mungkin bisa menganggap itu sebagai sebuah tantangan, tapi kalau yang dihadapi adalah masalah frame rate, itu beda cerita.

"Sejujurnya, kami sedikit mengalami kesulitan karena kurang pengetahuan dan pengalaman dalam masalah porting game ke PC. Pertama-tama kami mengira tugas tersebut tidak akan terlalu sulit, tapi ternyata tidak. Kami sekarang masih dalam tahap mengembangkannya – kami sedang membesutnya sekarang," curhat sang developer.

"Di Jepang, tidak banyak pasaran untuk game PC dan kami belum pernah benar-benar mempertimbangkan pangsa pasar tersebut. Itu adalah salah satu alasan kenapa kami masih belum bisa masuk ke dalam platform PC hingga sekarang ini." So? Apakah itu berarti Dark Souls PC akan hadir dengan masalah frame rate? Yuk kita tunggu tanggal mainnya. =P
Saran Pembuat Gears of War Bagi Developer Jepang

Pencipta Gears of War, Cliff Bleszinski, punya satu saran yang menurutnya perlu untuk dipertimbangkan oleh semua developer yang ada di Jepang. Jangan pernah tinggalkan fitur multiplayer dalam game yang sedang dikembangkan. Ya, itulah jawabannya ketika Bleszinski mendapatkan pertanyaan seputar apa yang perlu dilakukan oleh developer Jepang untuk bisa berkembang.

GEARS OF WAR
"Saran saya pada Jepang yang bergerak di pasaran disc-based adalah, kamu tidak boleh melupakan fitur multiplayer. Saya bukannya mengatakan bahwa mereka harus memasukkan fitur multiplayer ke dalam semua game yang ada," jelasnya lagi.
Untuk memperjelas maksudnya, ia pun menggunakan game hasil kolaborasi antara Suda51 dengan Shinji Mikami, Shadow of the Damned, serta Vanquish, game terbaru dari Platinum Games. Menurutnya pribadi, kedua game ini pasti akan memiliki performa yang jauh lebih bagus kalau sang developer memasukkan mode multiplayer ke dalamnya.

SHADOWS OF THE DAMNED

VANQUISH
Shadows of the Damned merupakan sebuah game gila yang indah, lengkap dengan permainan yang sangat menyenangkan. Tapi sayangnya, tidak ada kesempatan untuk bermain multiplayer co-op di dalamnya. Bleszinski kemudian menegaskan lagi bahwa ia tidak mengharapkan adanya model permainan versus di dalamnya, karena menurut sang developer tersebut, ada banyak sekali cara untuk memungkinkan para gamer bisa berinteraksi satu sama lain.
"Kalau kamu ingin membuat sebuah game third-person shooter, fakta bahwa Vanquish tidak punya mode multiplayer di dalamnya saja, itu sudah merupakan sebuah kejahatan. IP itu, merupakan IP yang sangat luar biasa untuk gamer di Barat, tapi permainannya benar-benar luar biasa… dan saya sudah sering sekali mengatakan, kalau Gears of War itu adalah sejenis kereta dari masa Wild Wild West yang masih bergerak dengan penuh semangat, maka Vanquish adalah bullet train dari Jepang yang dilengkapi dengan gaya dan semuanya."

DARK SOULS
"Sama sekali tidak ada alasan kenapa saya tidak perlu berlari ke sana kemari, melakukan mega slide, melompat ke udara bersama dengan gamer lain." Tapi Bleszinski menyempatkan diri untuk memuji Dark Souls milik From Software dan mengatakannya bahwa game tersebut memiliki fitur multiplayer pasif yang inovatif. "Game yang satu itu akan terus menginspirasi banyak sekali developer dari Barat untuk mencari cara menghubungkan berbagai elemen yang ada di dalam game dan memasukkan lebih banyak lagi pengalaman bermain yang keren," simpul Bleszinski.
Akhirnya From Software Berhasil 'Ditaklukkan'

Akhirnya From Software 'menyerah' juga terhadap permintaan para gamer yang sudah kadung jatuh cinta dengan game action RPG-nya yang sangat hardcore, Dark Souls, untuk membawa sekuel Demon Souls tersebut ke PC. Hal ini terungkap langsung dari salah satu majalah game ternama di Jerman, PC Action.

Disebut dengan nama Prepare to Die Edition, game yang diluncurkan di PC ini tidak akan berbeda dengan versi konsol yang telah diluncurkan tahun lalu. Hanya saja bedanya, ada tambahan dua bos baru di game ini, yakni Guardian of the Tomb dan Black Dragon. Tidak ada informasi jelas apakah kedua bos ini (yang kalau dari namanya, terdengar mengancam sekali. Tapi yah, bos mana sih di Dark Souls yang gak mengancam? =P), akan hadir juga di konsol.

Informasi lainnya mengatakan bahwa versi terbaru game tersebut akan mendukung penggunaan game pad dan siap diluncurkan pada bulan Agustus 2012 mendatang. Ucapan selamat kepada usaha keras sekitar 100,000 gamer PC yang sempat mengajukan petisi kepada Namco Bandai untuk membawa game tersebut ke PC. Beruntung, sang publisher mau mendengar permohonan tersebut. Lagipula, siapa yang bisa menolak 'mesin uang' baru untuk sebuah game yang sudah laris manis di konsol itu? =D
[GDC 2012] Kisah Dark Souls Masih Belum Habis
![[GDC 2012] Kisah Dark Souls Masih Belum Habis [GDC 2012] Kisah Dark Souls Masih Belum Habis](http://www.klikgame.com/upload/articles/103378001.jpg)
Sudah menjadi sebuah kebiasaan, kalau seandainya sebuah game mendapatkan tanggapan yang positif dari para gamer dan kritikus, maka sang developer pasti akan mencari cara lain untuk menghadirkan lagi sekuelnya demi memastikan para gamer puas dan uang juga bisa tetap mengalir. Lagipula, apa yang lebih mudah daripada mencoba mendapatkan uang dari franchise yang sudah terbukti laris manis di kalangan gamer?

Tidak beda halnya dengan Demon Souls dan Dark Souls, duo game yang dikembangkan oleh From Software. Kedua game ini sempat menjadi salah satu pusat pembicaraan yang hangat di kalangan gamer karena unsur RPG yang sangat kental dan memang ditujukan untuk para gamer yang dasarnya benar-benar hardcore. Di kedua game tersebut, Klikers diberikan kebebasan untuk melakukan apa saja, berkelana kemana saja dan berinteraksi dengan siapa saja semau kalian. Dengan kata lain, game ini adalah tipe game open-world di dunia yang masih dipenuhi dengan hutan belantara, jurang dan tentu saja, monster-monster yang bersemayam di dalamnya. Disini, kerja sama antar sesama gamer sangat diperlukan, karena kalau tidak, kalian tidak mungkin bisa bertahan hidup.
Nah, setelah Dark Souls (sekuel Demon Souls, walau tidak ada hubungannya sama sekali) diluncurkan, sudah tidak terdengar informasi apapun mengenai kemungkinan sekuel selanjutnya. Tapi sekarang, petinggi divisi R&D From Software, Masanori Takeuchi bersama dengan executive producer game tersebut, Eiichi Nakajima, menuturkan masa depan game yang sangat terkenal ini saat Game Developers Conference 2012 dilangsungkan. Intinya, Takeuchi sangat berharap bisa melihat kelanjutan game tersebut.

“Tentu saja kisahnya masih belum berakhir,” tutur Takeuchi. “Kamu harus kembali lagi ke akarnya, yaitu King’s Field. Kami telah membuat banyak game dalam seri itu. Kami selalu tertarik dengan action RPG di dunia fantasi yang kelam. Itu bisa dikatakan sudah ada dalam DNA inti kami dan kami rasa kami akan terus mengembangkan itu.” Keduanya juga menuturkan adanya kemungkinan From Software akan menjajaki dunia smartphone dan tablet di masa mendatang.
“Kami tahu apa yang mengolesi roti kami, jelas itu adalah game konsumen,” kata Takeuchi. “Disitulah kami melihat kunci kekuatan kami. Walau begitu, sebagai developer, kami ingin melakukan sesuatu yang baru dan juga menghadapi tantangan yang baru, yang bisa membantu kami lebih dewasa lagi dan juga semakin berkembang sebagai sebuah studio developer. Smartphone dan tablet merupakan tantangan yang sangat menarik bagi kami.”

“Kalau kami masuk ke jalan tersebut, hasilnya tidak akan seperti apa yang kalian lihat di pasaran sekarang yang sudah jauh melempem dan sudah kekurangan pengalaman intinya,” tambahnya lagi. “Kami ingin membuat sebuah game untuk para gamer inti, jadi kalau kami mau mengambil pendekatan tersebut, maka game tersebut haruslah sebuah pengalaman inti di tablet, sesuatu yang akan disukai oleh gamer. Kalau kamu melihat pada basis instalasi dua tipe yang berbeda - 3DS dan PS Vita melawan smartphone dan tablet, keduanya itu sangatlah jauh berbeda. Bagi kami, mencoba mencari jalan untuk bisa membuat konten kami lebih menarik - game sejenis itulah yang kami kuasai - ke gamer yang baru, akan menjadi sebuah tantangan tersendiri.”
Lalu bagaimana dengan nasib Dark Souls versi PC? Game seperti ini, seharusnya sangatlah cocok untuk dibawa ke PC.. Tapi kenapa From Software masih belum mengerjakannya? Takeuchi memberikan penjelasan untuk yang satu ini. Menurutnya, versi PC memang sedang dipertimbangkan, lantaran ramainya gamer PC yang mengharapkan kehadiran game tersebut di komputer. Tapi pada akhirnya, semua keputusan ada di tangan Namco Bandai, apakah mereka mau meluncurkannya atau tidak. Yah, melihat kondisi dunia komputer yang sekarang ini cukup ramai dengan pembajakan, kemungkinan itu agak kecil, tapi bukannya tidak mungkin. Bagaimana menurut Klikers?

Framerate Bermasalah, From Software Urung Kembangkan Sekuel Dark Souls

Developer Dark Souls, From Software, mengakui adanya kekurangan pada game RPG yang mereka kembangkan, Dark Souls. Mereka mengakui keberadaan masalah teknis yang telah menyebabkan masalah framerate pada game andalan yang telah berhasil menyedot perhatian sejumlah besar gamer yang ada di dunia itu. Hal ini diungkapkan oleh creative director Dark Souls, Hidetaka Miyazaki.

“Ya, ada masalah teknis disini,” kata Miyazaki. “Saya tidak percaya kalau adanya masalah ini bukan masalah berarti, tapi kalau berbicara secara realistis, Dark Souls merupakan game yang berskala sangat besar, bahkan dalam hal harapan maupun biaya.”
“Kami menyesal sekali atas masalah yang telah kami sebabkan dengan kesalahan pemrosesan kami dan bug-bug yang berasal dari Jepang. Game ini merupakan game yang belum benar-benar kami dalami seluruh aspeknya, jadi ada beberapa area di game ini yang masih belum bisa kami tangani secara teknis, seperti rasa sakit yang terus memuncak itu.”

Miyazaki melihat masalah yang dihadapi ini sebagai sebuah sebuah pengalaman yang sangat berharga, tapi sayangnya, ia sendiri tidak begitu yakin apakah From Software masih mau mengembangkan penerus Dark Souls. “Kita bahkan tidak tahu apakah nantinya kita akan punya kesempatan lain. Kami merasa yakin sekali bahwa kami bisa menjadi lebih baik lagi setelah belajar dari kesalahan kami kali ini dan menciptakan sebuah dunia Dark Souls yang lebih baik lagi, tapi kami tidak tahu apakah para gamer akan memaafkan kami atas kesalahan ini.”
Nah, apakah Klikers mau memaafkan From Software? Ataukah Klikers ingin mengatakan, “tiada maaf bagimu!!!”? =D

Berani Bajak Serious Sam 3? Siap Hadapi Pasukan Kalajengking Croteam

Klikers boleh saja memainkan game bajakan Serious Sam 3. Tapi kalau kalian nekad melakukan itu, silahkan berhadapan dengan pasukan khusus yang diciptakan oleh Croteam secara khusus untuk menghabisi Sam hanya dalam hitungan satu kedipan mata. Ya, kalau kalian nekad mencoba menjebol DRM yang ada di Serious Sam 3, kalian akan berhadapan dengan kalajengking yang tidak terlihat dan memiliki kecepatan gerakan yang sangat luar biasa dan siap untuk menghabisi Sam.

Mungkin Klikers merasakan deja-vu dari apa yang dilakukan oleh Croteam ini. Mungkin itu karena kalian sudah pernah mendengarkan apa yang dilakukan oleh From Software yang juga melakukan tindakan serupa bagi para gamer yang memainkan Dark Souls sebelum game tersebut resmi diluncurkan. Pada saat itu, From Software menciptakan Black Phantom dengan level maksimal dan prajurit ini langsung mengerjakan satu-satunya tugas yang diberikan oleh From Software, yakni menghabisi gamer-gamer curang.

Mungkin untuk sekarang ini, jawaban atas masalah pembajakan ini adalah dengan memasukkan software anti pembajakan seperti ini kali yah? Selain bisa memberikan pelajaran kepada gamer yang mencoba untuk curang, tapi juga akan membuat para hacker pun kebingungan mencari jalan keluar untuk menghilangkan fitur yang satu ini. Pasalnya, perlu diakui, DRM secanggih apapun, pada akhirnya akan tetap bisa ditembus oleh hacker. Hmm… Saran yang cukup bagus bagi para developer di luar sana. Nah, ada yang berani mencoba tantangan ini? XD
Pencipta Kirby Jatuh Cinta Pada Dark Souls

Dark Souls telah dirilis dan sekuel dari Demon’s Souls ini berhasil menuai pujian berkat permainannya yang masih tetap apik, walau saat perilisannya kemarin, sempat ada sedikit masalah. Tapi hal tersebut tidak menyebabkan salah satu veteran dalam dunia desain game Jepang, Masahiro Sakurai, orang yang berada di balik terciptanya franchise Kirby dan Smash Bros untuk Nintendo. Nah, sekarang ini, ia bersama dengan timnya sedang sangat teramat sibuk mengembangkan Kid Icarus: Uprising untuk 3DS. Hanya saja, sesibuk apapun dirinya, ternyata ia masih menyempatkan waktu untuk memainkan Dark Souls. Lalu apa pendapatnya mengenai game tersebut?

“Ini merupakan sebuah game dengan tingkat kesulitan, dimana kalau kamu lengah sedikit saja, kamu akan langsung terbunuh,” tulisnya. “Setiap kesalahan akan membuat kamu harus membayar kesalahan tersebut. Jadinya, sekarang secara konstan, kamu harus terus mengawasi bagian belakang dan serangan kejutan, selalu mengetuk-ngetuk jembatan batu yang ada dihadapan kamu sebelum kamu menyeberanginya. Setiap pojokan yang kamu lewati punya arti yang sangat dalam. Bagaimana kalau nantinya ada musuh yang tidak bisa saya kalahkan di sana? Apakah saya harus bergerak diam-diam? Apakah stamina saya sudah cukup? Bagaimana kalau nanti ada musuh yang mengepung? Apakah ada sesuatu di belakang saya sekarang? Dan banyak lagi yang lainnya.”

Kemudian Sakurai menjelaskan lagi bahwa sebenarnya, tingkat kesulitan seperti ini masih bisa diterima dan bahkan cukup menyenangkan untuk dinikmati, karena adanya sebuah peraturan yang diikuti oleh dunia game ini. “Ada banyak sekali perkemahan di sepanjang permainan yang bisa mengisi kembali darah kamu hingga penuh,” jelasnya, “tapi kalau kamu menggunakannya, maka posisi musuh pun akan di-reset ulang. Dengan kata lain, kamu akan berkelana dari perkemahan yang satu ke bos atau ke perkemahan lain dan itu sama saja dengan satu ronde di game. Kamu juga punya tabung Est yang bisa diisi hingga penuh dan digunakan sebanyak lima kali (nantinya akan bertambah menjadi 10 kali) di perkemahan. Kalau kamu merasa cadangan Est tidak cukup, kamu bisa memilih untuk putar balik ataupun tetap maju. Ini adalah barang yang terus memaksa kamu untuk membuat keputusan strategis pada setiap ronde permainannya.”

Tapi setelah dirinya terbiasa dengan permainan tersebut, Sakurai menemukan bahwa ternyata permainan ini cukup mudah untuk dimainkan. Kemudian, muncullah masalah lain. “Ada sebuah barang yang sangat penting, disebut dengan nama Fire Keeper Soul, yang bisa meningkatkan efek pada tabung Est,” katanya. “Saya sempat kesulitan untuk bertarung melawan bos yang bentuknya seperti kupu-kupu, jadi saya pun mencoba berkeliling mencari barang yang bisa membantu saya. Lalu saya menemukan barang ini dan menggunakannya, tapi tampaknya tidak ada apapun yang terjadi. Memang benda tersebut meningkatkan status Humanity dan tidak ada lagi yang lain. Kembali ke titik awal, saya baru sadar kalau ternyata kita harusnya memberikan Fire Keeper Soul ini ke orang tertentu agar kamu bisa meningkatkan kemampuan tabung Est secara permanen. Tentu saja game ini menggunakan fitur autosave dan alhasil, sudah terlalu terlambat untuk melakukan itu – saya telah kehilangan satu kesempatan emas.”

Itu adalah sebuah kesalahan yang sangat fatal dan pada akhirnya, Sakurai merasa menyesal sampai-sampai ia memutuskan kalau ia harus main ulang. Tapi, keputusan tersebut merupakan sebuah keputusan yang cukup sulit untuk diambil. “Saya berpikir sendiri ‘Yah, apakah saya harus melalui ini semua? Apakah itu adalah sebuah kesalahan yang benar-benar buruk?’” tulisnya di kolom salah satu majalah game ternama di Jepang, Famitsu. “Masalahnya, hal seperti ini sering terjadi selama permainan, terutama di game-game RPG, dimana kamu berhadapan dengan sebuah situasi dimana kamu akan secara permanen kehilangan kesempatan mendapatkan sebuah barang yang sangat penting atau even cerita yang penting karena kamu sama sekali tidak tahu. Saya selalu berusaha keras menghindari membaca petunjuk strategi ataupun situs-situs semacamnya, karena saya inign menjelajahi dunia tersebut sendiri, dunia yang sudah dikembangkan dengan susah payah oleh lusinan orang, dengan perspektif yang sesegar mungkin. Ini memang bisa menjadi sebuah kekurangan, karena ada beberapa hal yang bisa membuat kamu mendapatkan keunggulan tertentu kalau sudah tahu sebelumnya. Tapi pada akhirnya, ada banyak sekali keseruan yang muncul dari fakta bahwa kamu sudah tidak bisa kembali lagi. Game ini tidak akan menjadi seseru ini kalau tidak dikembangkan dengan cara demikian.”

Walau banyak kesulitan yang ia temui selama bermain, Sakurai benar-benar telah menjadi fans game ini. “Sangatlah menyegarkan bisa memainkan sebuah game yang secara konstan selalu membuat kamu berpikir ‘seandainya saja seperti ini,” simpulnya. “Ini adalah sejenis peringatan bahwa game pun bisa menimbulkan perasaan dalam dirimu, yang tidak bisa ditimbulkan oleh hiburan lain, sesuatu yang telah mengingatkan saya saat saya mulai bermain ulang lagi.”
Namco Bandai: Dark Souls Berbeda Dari Perkiraan Kami

Tidak ada yang pernah menyangka bahwa Dark Souls bisa berkembang hingga menjadi game yang sebentar lagi akan dirilis ini. Bahkan produser Namco Bandai juga mengakui tidak menyangka akan hal tersebut dalam sebuah wawancara yang menceritakan mengenai proses perkembangan game tersebut dan diakuinya, bahwa proses pengembangan game yang berjudul Dark Souls ini telah membuka mata sang produser, Hirono.

“Game tersebut benar-benar tidak seperti yang kami perkirakan di awalnya. Ada konsep yang pada akhirnya tidak jadi diimplementasi karena, terutama dengan komponen online yang ada, kamu tidak bisa tahu bagaimana beberapa konsep tersebut berjalan sampai saat konsep itu diimplementasikan,” jelas Hirono.
“Proyek ini merupakan proyek yang sangat sulit karena terus menerus mengalami perubahan dan berevolusi saat kami mengembangkannya. Ada banyak sekali konsep yang akhirnya diimplementasikan, jadi memang Dark Souls telah menjelma menjadi proyek yang jauh lebih besar dari yang kami perkirakan semula. Saya benar-benar senang karena akhirnya proyek ini bisa dikembangkan tanpa masalah.

Hirono pun memberikan penghargaan tersendiri bagi director game tersebut, Hidetaka Miyazaki dari From Software, karena telah menghasilkan proses produksi yang sangat halus walaupun ada banyak sekali tantangan yang merintangi. “Ia selalu berpikir di level yang sangat teramat dalam untuk setiap kata yang kamu berikan padanya; dalam dan juga luas. Caranya memikirkan semuanya di tengah-tengah apa yang harus dikerjakan dan apa yang tidak perlu dimasukkan ke dalam game ini benar-benar menakjubkan,” kata Hirono lagi.
Sedangkan terkait dengan pengalamannya saat memproduksi game tersebut, Hirono mengatakan, “Saya merasa bahwa saya sudah tahu lebih banyak mengenai game sekarang ini dan kami telah mengambil sebuah lompatan yang sangat besar ke dalam pasaran di luar sana. Selama ini, pengalaman tersebut telah menjadi sebuah pengalaman yang menyegarkan dan saya berharap saya bisa melakukan lebih banyak lagi.”

Developer Dark Souls Serius Tindaki Gamer Curang

Dark Souls sebenarnya baru dirilis pada tanggal 22 September 2011 di Jepang. Tapi itu tidak mampu menghentikan beberapa toko game yang bandel, untuk menjual game tersebut lebih awal. Sekarang, gamer yang membeli game tersebut dan juga sudah memainkannya secara online, yang kena imbasnya. Tenang, tidak ada hubungannya dengan kepingan Blu-ray yang tidak bisa digunakan atau sejenisnya kok. Hanya ada satu kejutan besar saja yang menanti kalian.

Menurut informasi yang ada, sang developer, From Software, secara sistematis akan membunuh semua karakter yang sudah masuk lebih dulu ke dalam game tersebut (secara online) sebelum resmi diluncurkan. Nah, Dark Souls ini memiliki permainan yang memungkinkan masing-masing gamer untuk masuk ke dunia gamer lain dan saling membunuh. Jadi, yang dilakukan oleh From Software adalah menciptakan sebuah karakter dengan level maksimal (level 145), lengkap dengan HP sebesar 1900, serta semua kemampuannya telah dimaksimalkan hingga angka 99, lalu mengirimkannya ke dalam permainan untuk menyerang gamer.

Kalau bertemu dengan karakter tersebut, dijamin 100%, siapapun yang berhadapan dengannya, akan langsung mati kutu. Pasalnya, menurut pengakuan salah satu reviewer yang sudah memainkan game tersebut selama 60 jam, karakter yang ia gunakan baru mencapai level 43 dan kemampuannya maksimal hanya mentok di angka 30 saja. Jelas sekali kalau ini bukanlah lelucon belaka dan From Software benar-benar serius ingin menindak semua gamer yang melanggar aturan mainnya.

Game ini akan dirilis pada tanggal 4 Oktober 2011 di Amerika, disusul oleh Eropa pada tanggal 7 Oktober 2011. Kalau seandainya kalian adalah salah satu dari sekian banyak gamer yang telah mendapatkan game tersebut lebih awal, sebaiknya jangan dulu memainkan game tersebut secara online, paling tidak sampai saat gamenya resmi diluncurkan. Tidak mau mati kutu kan buat ngelawan musuh yang bisa dikatakan adalah dewa dari segala dewa? =D
Dark Souls Bermasalah, From Software Janjikan Patch Baru

Ternyata oh ternyata. Game yang diperkirakan akan menjadi senjata utama From Software di pasaran game, Dark Souls, dirilis dengan membawa bug yang sedikit mengganggu kenyamanan bermain bagi para gamer. Menurut sebuah pemberitahuan yang dikeluarkan oleh situs resmi gamenya, saat bermain secara online, ada kemungkinan game tersebut akan hang saat sedang berada di title screen ataupun saat sedang bermain.

From yang menyadari hal tersebut, mengakui memang benar ada masalah saat sedang bermain game online dan oleh karena itu, mereka pun akhirnya menutup jaringan permainan online game tersebut sementara waktu dan sekarang, mereka telah mengeluarkan pengumuman terbaru lainnya yang pastinya akan mengundang kelegaan bagi para gamer.

Melalui Twitter pribadinya, From Software menyatakan kalau mereka telah menemukan sumber masalah tersebut dan berencana akan mengeluarkan sebuah patch untuk membereskan masalahnya. Patch terbaru ini akan dirilis minggu depan, pada waktu yang masih belum ditentukan.

Mungkinkah sumber masalahnya berasal dari karakter buatan From Software yang terlalu kuat, dengan tujuan untuk membasmi gamer-gamer yang sudah duluan colongan main online? Siapa tahu kan? =D Pasalnya, bisa dikatakan apa yang dilakukan oleh From Software tersebut itu adalah bermain-main dengan database game tersebut dan bukan tidak mungkin saat mereka sedang membuat sebuah char, mereka secara tidak sengaja merubah susunan kode di dalamnya. XD
Dark Souls Videos
Dark Souls Guides
Dark Souls General Discussion
0 General Discussions
Dark Souls Links
Dark Souls Download
Dark Souls
Discussion Forum

Kandidat MMORPG Lokal Terbaik Tahun 2013
| Dragon & Emperor Online | 07 Aug 2013 | |
MMORPG |
||






















0 Comments