
Percobaan pertama Warren Spector dengan Epic Mickey bisa dikatakan cukup sukses, walau masih ada beberapa titik yang bisa lebih dimaksimalkan lagi. Tidak heran kalau Spector pun merasa yakin bahwa sekuelnya, Epic Mickey 2, akan merasakan kesuksesan yang bahkan lebih besar lagi dari sebelumnya. Sayang, apa yang diharapkan oleh Spector tidak terwujud. Dalam bulan pertamanya di dunia game, Epic Mickey 2 hanya berhasil terjual sekitar 270,000 unit saja di Amerika.

Sebagai perbandingannya, Epic Mickey pertama berhasil terjual sebanyak 1,3 juta unit hanya dalam waktu sebulan di Amerika. Waktu itu, game tersebut dirilis secara eksklusif untuk Wii. Bahkan Spector sempat mengatakan bahwa game tersebut merupakan gamenya yang paling laris sepanjang masa. Tapi sekuelnya yang diluncurkan untuk beberapa platform sekaligus (Xbox360, PlayStation 3, Wii U, PC dan Mac) malah hanya terjual seperempat dari total penjualan pendahulunya.

Banyak yang berasumsi bahwa penyebab ini semua adalah karena game tersebut memang kurang menarik. Para kritikus dan gamer menyebutnya sebagai sebuah game yang kosong dan nyaris tidak ada yang bisa bikin permainan tersebut terasa greget. Waduh, sakit hati dah si Spector kalau denger pernyataan ini. Apakah mungkin daya tarik Epic Mickey sebenarnya terletak pada game pertamanya saja, dimana banyak gamer telah merindukan kehadiran karakter Mickey di dunia game? Mungkin juga bahwa seluruh daya tarik utama game ini sudah dimasukkan ke game pertamanya dan alhasil, gamer pun sudah keburu bosan dengan sekuelnya yang cenderung 'hanya' mengulang saja...

Anyway, masih belum jelas apakah Disney akan melanjutkan franchise tersebut. Pasalnya, sekarang ini mereka sedang sibuk memfokuskan diri pada divisi terbarunya, Disney Infinity dan Spector pun hanya bisa menunggu saja nasib game buatannya itu atau bahkan nasibnya sendiri. Kalau memungkinkan, kali-kali aja Spector bakalan dapet kesempatan untuk mengembangkan game dengan karakter Paman Gober di dalamnya (masih inget dengan cerita Duck Tales?) XD





















0 Comments