
Ketika mendengar nama White-Ra, hanya satu nama yang terbayangkan di otak kami. Aleksey Krupnyk atau lengkapnya, Aleksey “White-Ra” Krupnyk. Jadi, ketika redaksi Klikgame mendapatkan kabar bahwa TTeSport akan bekerja sama dengan White-Ra untuk menelurkan produk gaming, redaksi Klikgame pun harap-harap cemas sambil berpikir, “mungkinkah Klikgame bisa mendapatkan kesempatan untuk me-review produk fenomenal tersebut saat diluncurkan nanti?” Seakan ingin menjawab harapan (yang awalnya) semu itu, TTeSports benar-benar meminjamkan satu paket produk-produk periferal gaming dari White-Ra yang kabarnya bahkan belum resmi diluncurkan. Ini bukan mimpi kan yak (sambil cubit-cubit pipi… orang laen =D)?

Nah, apa saja sih produk yang dipinjamkan kepada Klikgame (sambil bongkar-bongkar)? Oke. Kita bertemu dengan… Wow!!! Dua buah mousepad White-Ra Special Tactics (warna hitam dan putih), satu buah Saphira Gaming Mouse dan satu buah Meka G1 Mechanical Gaming Keyboard (berwarna putih). Semuanya merupakan produk hasil kolaborasi TteSport (sebagai salah satu penyedia periferal gaming komputer ternama di dunia) dan juga Aleksey “White-Ra” Krupnyk (salah satu gamer profesional di dunia StarCraft II).
Tapi untuk sekarang, kita akan mencoba terlebih dahulu, kombinasi dua produk yang tak mungkin terelakkan lagi, yakni Saphira Gaming Mouse dengan Mousepad White-Ra Special Tactics dan akan dimulai dari penelitian mouse Saphira di bawah mikroskop khusus Klikgame. Yuk kita teliti sebentar dari segi penampilannya. Baru deh, ntar kita masuk ke performanya saat digunakan untuk bermain. Jadi sabar yak. ^___^

Sekarang, Klikgame sedang menatap kotak Saphira Gaming Mouse yang sarat dengan warna hitam dan sedikit baluran warna merah khas Tt-eSport, dengan Alexey “White-Ra” yang seakan sedang menatap langsung ke mata redaksi Klikgame dan memperlihatkan sebuah tatapan penuh percaya diri, benar-benar tatapan seorang gamer profesional yang sudah berulang kali menjuarai turnamen penting di dunia. Selain dilengkapi dengan foto White-Ra, kita juga melihat beberapa fitur yang diberikan oleh Saphira, seperti Function Lock Button (fungsinya untuk menon-aktifkan semua tombol yang ada di mouse tersebut), Power Engine yang bisa mencapai maksimal 3500 DPI dan juga Onboard Memory untuk menyimpan perintah Makro (total ada lima profile game dan total 25 Macro Key yang bisa kamu simpan di dalamnya).
Ketika dibuka bagian depannya (seperti biasa, kotak yang digunakan disini bisa dibuka bagian depannya dan memperlihatkan isi kotak tersebut), kita langsung menatap ke mouse yang didesain secara khusus oleh sang gamer itu sendiri (halo Saphira). Di bagian sampingnya, terdapat beberapa keterangan yang memperlihatkan beberapa tombol dan fitur lain yang dimiliki dengan lebih lengkap. Ada LED Indicator yang terdiri dari empat tingkatan dan fungsinya adalah untuk mengindikasikan level indikator DPI. Sedangkan di bagian samping kiri mousenya, terdapat dua side-button yang fungsinya adalah untuk maju (Next Page) ataupun balik ke halaman sebelumnya (Previous Page). Nah, di bagian permukaan mouse, terdapat logo naga yang sudah biasa menghiasi semua mouse-mouse TT-eSports yang pernah kami review sebelumnya dan tentu saja bisa mati nyala juga loh. Well, balik dulu ah. Bosan di depan mulu =P. Di balik mouse-nya, kita disuguhkan dengan beberapa informasi yang sudah kita ketahui, seperti nama mouse itu sendiri. Siapa hayo? Hehehehe. Nih ada beberapa tombol tambahan di belakang untuk membantu kita saat sedang bermain. Ada tombol untuk mengganti polling rate mouse (bisa dirubah antara 125/500/1000Hz), ada tombol untuk mengganti resolusi DPI (bisa kalian atur antara 100 sampai 3500 DPI), sebuah tombol Profile (yang bisa menyimpan 25 Macro dalam lima profil game) serta sebuah switch untuk menyalakan dan mematikan seluruh fungsi tombol yang ada di tubuh mouse tersebut. Wow…



Yuk sekarang beralih ke bagian belakang kotaknya, karena disitu ada sebuah pernyataan dari Aleksey sendiri mengenai alasan di balik pembuatan Saphira. Berikut ini adalah pernyataannya: “Saya menginginkan sebuah mouse yang tepat dan bisa dengan cepat melakukan manuver, tapi tetap terasa nyaman di tangan saya saat sedang berlatih tanpa akhir untuk menghadapi sebuah event ataupun turnamen. Saphira didesain dengan bantuan saya secara khusus untuk gamer yang menginginkan sebuah kenyamanan yang cocok dengan tangan masing-masing dan pada saat bersamaan, setiap gerakan itu dibantu oleh sensor optikal yang paling mutakhir. Saya menginginkan supaya hardware yang digunakan bisa mengikuti saya. Mouse Saphira berhasil mencapai lebih dari itu dan memiliki performa layaknya tangan saya sendiri yang diperpanjang. Di saat sebuah kesalahan terkecil bisa menjadi akhir dari sebuah permainan, Saphira justru dirancang dengan sempurna untuk melancarkan taktik spesial saya.”
Yah, kalau gitu gak usah lama-lama lagi. Klikers pasti sudah gatal pengen tau performa mousenya langsung kan? Sama. =D Kalau gitu, mari kita mulai ‘bedah-bedah’ mouse-nya (kepada TT-eSport, tenang, mousenya tidak akan dibelek-belek sampe gak berbentuk kok. Heheheheh… XD). Ah, seperti biasa, mouse ini juga dilengkapi dengan sebuah kantong untuk menyimpan mouse, satu buku petunjuk serta buku garansi. Tidak lupa juga, sticker TTeSports yang ikut meramaikannya. Seperti yang sudah dijelaskan melalui keterangan singkat di mouse-nya, kami menemukan sebuah mouse dengan tingkat kenyamanan yang cukup tinggi saat digenggam di tangan dengan dimensi (dalam cm): 12.467 (panjang) X 6.72 (lebar) X 4.159 (tebal). Permukaannya sangat halus, sebuah pilihan yang bagus terutama mengingat mouse ini memang dirancang untuk kenyamanan bermain yang cukup lama. Mungkin satu-satunya kekurangan disini adalah, mouse tersebut bisa dibilang cukup besar dan akan sedikit kesulitan apabila digunakan oleh gamer yang memiliki tangan kecil. Tapi kami yakin, performa mouse tersebut akan mampu menutupi kekurangannya itu dan Klikers pun akan terbiasa dengan ukurannya yang besar itu. ^___^



Bagian permukaan mouse tersebut dilengkapi dengan logo naga TTeSport yang bisa menyala merah saat digunakan. Kemudian di bagian sampingnya, terdapat indikator yang menunjukkan tingkat DPI (total ada empat tingkatan) yang sedang digunakan dan tingkatan DPI tersebut bisa kamu rubah hanya dengan satu pencetan saja di bagian belakang mousenya (ada tombol bertulisan DPI di bagian bawahnya). Lalu kamu juga bisa merubah polling rate (kehalusan pergerakan mouse saat kamu gunakan di luar maupun di dalam permainan) dengan menekan tombol di samping tombol DPI. Bukan hanya sekedar perubahan kecil saja, tapi benar-benar terasa signifikan sekali loh. Nah, untuk melengkapinya, terdapat juga satu tombol berlabel Profile yang tujuannya adalah untuk merubah profile yang sedang digunakan (maksimal ada lima profile game yang kamu pilih, dengan maksimal 25 Macro Keys untuk kamu gunakan) =D.
Kemudian untuk memastikan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat sedang digunakan di luar permainan, White-Ra menyediakan satu switch khusus untuk mematikan semua fungsi tombol yang ada di mouse. Ya, kamu masih tetap bisa menggerakkan mouse tersebut, tapi tidak peduli apapun yang kamu pencet, semuanya tidak akan responsif lagi karena memang sudah dimatikan dengan switch tersebut. Fitur yang cukup berguna dan sudah cukup kami rasakan saat sedang mengerjakan review ini.

So, cukup dengan penampilan luarnya dan coba kita gunakan mouse ini di dalam game. Apakah benar, Saphira bisa menghasilkan sebuah pengalaman bermain yang tiada duanya dan benar-benar memiliki tingkat presisi yang tinggi seperti yang disebutkan oleh sang pemain StarCraft II profesional asal Ukraina itu? Akan kita lihat sebentar lagi. Untuk tahap percobaan, kami akan menguji performa mouse tersebut dengan Dragon Nest (berhubung game ini memiliki model permainan non-targeting dan itu berarti keakuratan gerakan mouse sangatlah penting) dan Mercury: RED (sebagai sebuah game FPS baru yang akan dibawa masuk oleh Prodigy. Bosen cui, maenin Battlefield 3 mulu). Apakah hasilnya memuaskan?
Di Dragon Nest, pergerakan Klikers saat berhadapan dengan musuh dan saat menggerakkan karakter merupakan kunci utama kemenangan kalian di permainan ini. Untuk sedikit informasi, game ini menggunakan sistem non-targeting, seperti yang sudah kami sebutkan di atas. Dan itu berarti, setiap gerakan kalian akan dikendalikan secara manual oleh kalian sendiri. Tidak perlu waktu lama untuk membiasakan diri mengendalikan karakter dengan Saphira, karena tanpa perlu diatur-atur pun, kami sudah merasa nyaman dengan setting standarnya. Ketika karakter di Dragon Nest kami arahkan ke arah, mouse ini seakan benar-benar menjadi bagian tubuh kita sendiri. Gerakannya akurat dan tidak dinyana lagi, langsung saja serangan kami mengenai musuh yang kami incar. Hal ini tentu tidak lepas dari dukungan Polling Rate (yang saat itu kami atur di tingkat 500Hz), dengan tingkat DPI di level ketiga. Maen, maen, maen dan maen, sampai-sampai kami lupa waktu dan ditegur sang bos yang sedang berkacak pinggang di belakang redaksi… >___< (MAHAP BOS, MAHAP!!!)

Oke, dengan Dragon Nest, kami berhasil mengetahui bahwa game ini memang sangatlah cocok untuk digunakan di game MMORPG. Lalu bagaimana kalau kita bawa ke game MMOFPS? Semoga Saphira bisa memberikan performa yang memuaskan, sama halnya dengan saat kami menggunakannya di Dragon Nest. Masuk ke layar permainan, masukin username (gak boleh ngintip yak!!) dan berbagai ritual lainnya, lalu masuklah kita ke permainan. Untuk kali ini, kami akan mencoba karakter… ah. Yuk kita coba pake Hawk, karakter yang handal dalam menggunakan sniper (tapi tidak demikian dengan redaksi Klikgame. Hihihihi =D). Percobaan pertama, kami langsung maju ke medan tempur dan karena sedikit kelalaian, langsung tewas karena diberondong oleh Bigfoot dengan Gatling Gun. Oke, salah taktik. Kalo gitu, mundur dikit, maen umpet-umpetan dan cari lokasi yang cocok. Ngendap-ngendap, keker-keker dan TEMBAK!!! Kena!!! (tapi langsung dibales dari belakang dengan serangan dari gamer lain yang menggunakan karaktert Phantom T___T).
Dah dah. Gak ada waktu lagi untuk bersedih ria. Well, kalau diinget-inget lagi saat mengeker musuh tadi, kami merasakan kalau setiap gerakan kami ternyata diperlihatkan dengan sangat akurat (sama seperti saat di Dragon Nest). Satu gerakan kecil ke samping dan karakter kami pun bergerak sedikit ke samping. Sekali lagi, seakan-akan kita benar-benar mengendalikan tubuh kita sendiri. Memang keren banget deh. Yak, tinggal bentar yah. Maen dulu!!! =D



So, in the end, kami hanya bisa mengatakan satu kata untuk mouse yang satu ini. Mantap dan benar-benar sesuai dengan deskripsi dan harapan White-Ra itu sendiri yang ingin memberikan kenyamanan dan tingkat keakuratan tinggi saat bermain. Hanya dengan menggunakan mouse itu saja, kami sudah merasakan layaknya seorang gamer yang profesional. Mantep sekali dah. Well done, Aleksey. You’ve done it!!! Two thumbs up for you. Nilai kami untuk Saphira adalah 9/10.
Tapi performa Saphira ini, didukung juga oleh mousepad yang belum kami sebut dari tadi. Mousepad White-Ra Special Edition berwarna hitam ini kami gunakan untuk mendampingi Saphira saat bermain. Hasilnya pun memuaskan, karena permukaan mousepad tersebut dibalur dengan kain yang menggabungkan unsur halus dan kasar. Hasilnya, mousepad yang cocok untuk digunakan dan dipadukan dengan mouse apapun (bukan hanya Saphira saja =P). Desainnya juga sangat eksklusif dan keren loh. Desainnya kali ini dihias dengan lambang elang berwarna merah, dengan tulisan White-Ra Special Tactics di bagian pojok kiri atas dan logo Ttesports di pojok atas kanan. Lalu ada juga tanda tangan Aleksey di permukaannya, yang secara otomatis pun membuatnya memiliki nilai lebih tersendiri.

Dengan dimensi 36cm x 30cm, ditambah dengan bagian bawah mousepad yang dilapisi bahan karet, membuat mousepad tersebut tidak mudah bergeser terutama saat kita sedang seru-serunya memainkan sebuah game online. Gak lucu kan, kalau waktu lagi asik-asiknya tembak-tembakan, tiba-tiba mousepad-nya ngabur sendiri ke tetangga? =D (lebay.com.) Dan untuk sekedar informasi tambahan, kotak yang membungkus White-Ra Special Tactics ini dibalur dengan warna hitam (sesuai dengan warna mousepadnya yang hitam), ditambah dengan tulisan White-Ra Special Edition berwarna emas, serta tanda tangan White-Ra yang juga berwarna emas dan ada satu tulisan yang menyebutkan kalau mousepad ini merupakan ‘speed edition’. Lalu untuk membantu supaya kita tidak kewalahan harus terus menenteng satu kotak mousepad, TteSports telah menyediakan sebuah tas khusus untuk membawa mousepad tersebut (diperagakan juga dengan penuh gaya oleh White-Ra itu sendiri. Anyway, untuk performa mousepadnya, kami bisa memberikan angka 9/10 lantaran memang nyaman sekali untuk digunakan.
Apa lagi yang bisa dikatakan? Kedua produk tersebut memang berasal dari satu otak yang sama, yakni Aleksey “White-Ra”Krupnyk dan kalau digunakan bersama-sama, sudah tentu akan menghasilkan sebuah pengalaman bermain yang tiada bandingannya. Tapi bukan berarti kalau digunakan secara terpisah, maka nuansa bermainnya akan menurun loh. Justru saat kami mencoba mengkombinasikannya dengan mousepad ataupun mouse lain, performa masing-masing sama sekali tidak menunjukkan penurunan. Sangat mudah beradaptasi rupanya. Hehehehe. So, what are you waiting for? Kalau ingin jadi gamer profesional, periferal gaming dari White-Ra perlu kamu pertimbangkan tuh. Benar-benar salah satu periferal gaming yang kami rekomendasikan.























0 Comments