
Developer adsal Canada, Ironclad mengkonfirmasi kelanjutan dari game hits mereka di tahun 2008 lalu, Sins of a Solar Empire dengan membesut judul terbaru Sins of a Dark Ages. Game terbaru ini akan menggunakan sistem F2P (free-to-play). Tapi, kedua game ini tidak berhubungan lho. Sins of a Solar Empire adalah game strategy yang bersetting di dunia luar angkasa, sedangkan sebagaimana judulnya, Sins of a Dark Ages mengajak kita menempuh kerasnya dunia di "abad kegelapan", dimana berlaku hukum rimba : siapa yang terkuat dialah yang memegang tahta.

Simak saja cuplikan background story yang terkesan suram ini:
"Awan kelabu memayungi langit. Angin pahit dan bau lumpur yang menyelimuti perbukitan seakan menutupi jejak darah sisa pertempuran di bukit yang kini tak lagi berpenghuni... Pasukan manusia dan binatang bergelimpangan di antara batu-batu cadas. Hari ini sebuah mesin perang dan siluet empat heroes tegap berdiri usai pembantaian. Namun, pertempuran baru saja dimulai.... "


Sins of a Dark Ages memang menggunakan mekanisme dan gameplay dari game Sins of a Solar Empire yang memadukan elemen real-time dan turn-bases, game Sins of Dark Ages mengajak pemain bertindak sebagai "Heroes" (yang akan berduel) sekaligus Commander (pengatur strategi).
Kamu bisa memimpin sebuah pasukan kecil dari sejumlah heroes untuk menyelesaikan misi tertentu. Jalani duel PvP atau cooperative menghadapi AI.

Contoh AI

"Sins of a Dark Ages merupakan game strategi yang unik, sama dengan game Ironclad sebelumnya, bahkan dengan memadukan 4 elemen real-time genre RTS dan action RTS yang memberikan gaming experience tersendiri, " ujar Blair Fraser, co founder dan producer di Ironclad.
Game ini juga mudah dipelajari dan didesain tidak terlalu menciptakan perbedaan mencolok antara player yang terlebih dulu memainkannya dengan para newbie. System yang dibuat termasuk desain match yang inovatif, sehingga player tidak bisa quit atau keluar masuk seenaknya.

Untuk info, player bisa menyimak sejumlah fasilitas mulai dari leaderboards, stats tracking, online replays, spectating, kill-cam moments, dan konten post-release berupa Heroes, Commanders, Factions, Units, Maps dan Skins.
Pilihan Ironcald menetapkan Sins of a Dark Age berbasis free-to-play juga patut diacungi jempol dan akan membawa game strategy ke level selanjutnya! Simak detail info selengkapnya di situs resmi dan siapa tahu kamu bisa mendapatkan satu akun ekslusif mengikuti fase beta.























0 Comments