
Salah satu bapak dari video game ditahun 80-an yaitu Atari, akhirnya mengalami kebangkrutan setelah bertahan selama beberapa dekade dan kabarnya Atari telah gagal mendapat pemegang saham baru dan membayar utang ke BlueBay sebesar 21 Juta Euro.
Atari yang bermarkas di Amerika Serikat telah berencana untuk berpisah dari Atari yang berpusat di Perancis dengan mengambil langkah untuk mencari dana tambahan untuk kelangsungan perusahaan untuk terus survive di era industri mobile dan digital games yang semakin sengit. Salah satu yang dilakukan oleh Atari Amerika yaitu dengan penjualan aset-aset perusahaan dalam 3 - 4 bulan kedepan serta melakukan pinjaman hingga $ 5,25 juta.

Atari juga melakukan pendaftaran untuk perlindungan kebangkrutan untuk meminimalisasikan kerugian yang tengah dihadapi perusahaan Atari sejak beberapa tahun terakhir ini. Tindakan yang dilakukan ini memang tepat menurut CEO Atari, Jim Wilson untuk melindungi pemegang saham dan mengurangi resiko dalam usaha.

Mudah-mudahn krisis yang dialami oleh Publisher maupun developer Atari segera berakhir dan yang pasti kita berharap semoga Atari bisa segera membuat game-game yang berkualitas yang bisa dinikmati oleh Klikers. ^_^





















0 Comments